Yang Keduapuluh Satu

1995_akhir Mei_Edisi 021_:
Yang Keduapuluh Satu

Hmm … mood kali ini … mood kali ini tidak menentu: kadang gembira membaca judul yang sudah kepala dua, kadang kaget sendiri lho kok bisa?!

Melihat kesamping, diskette-diskette kiriman klien, teman, saudara bertumpuk tak menentu. Warna-warni, mulai dari pink, hitam, biru, sampai hijau. Hijau? Wah aneh juga ya kalau diskette berwarna hijau; hijau mengesankan segar, hidup, geto, sedang benda mati itu sedari dulu ya bentuknya ya  begitu.

Banyak  orang gembar-gembor soal-lingkungan termasuk kami dan tak sedikit pula yang berusaha kearah itu. Tapi tak kalah banyaknya yang hanya sampai disitu: gembar-gembor tak ketahuan juntrungannya. Mungkin banyak diantara para pemabaca yang menyenangi AIKON, karena mungkin tergelitik jiwa ke-lingkungan-nya. Tapi ya semestinya jangan sampai disitu saja. Do something about it…Make something, buat sesuatu yang membuat diri anda sendiri tidak hanya tergelitik oleh benda mati yang berwawasan lingkungan hidup, tapi juga tergugat untuk sedikitnya act green!

Hmm…
Hijau…warna yang menyegarkan, menghidupkan…semoga anak cucu kita akan dapat terus menikmati atau mengetahui, seperti apa yang dinamakan “hijau yang menyegarkan” itu. Tidak perlu berbicara yang luar biasa untuk alam; cukup dengan melakukan hal-hal kecil dalam hidup kita, itupun akan sangat menolong.

Salam!

Amanat di depan Forum Nasional Lingkungan Hidup Kawula Muda Indonesia

1995_mula April_Edisi 032_jalan:
Amanat di depan Forum Nasional Lingkungan Hidup Kawula Muda Indonesia

Boutrao Boutros-Ghali 22 April 1995

Ini adalah pertemuan pemuda untuk menyelamatkan lingkungan. Melihat anda, pemuda Indonesia, saya memahami bahwa pertemuan ini adalah juga pertemuan harapan.

Anda berkata “TIDAK” kepada keputus-asaan, kemiskinan dan kebodohan yang merusak lingkungan. Dan anda mengetahui bahwa lingkungan yang rusak hanya akan memperburuk kepputus-asaan, kemiskinan dan kebodohan. Anda berkata “YA” kepada upaya untuk menyelamatkan lingkungan dan untuk pembangunan berkelanjutan bagi semua.

Lingkungan kita terus memburuk. Perusakan hutan, penggundulan daratan, pengikisan lapisan ozon, hujan asam, meningkatnya gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global, dan pencemaran udara, air , dan tanah. Lahan yang subur dan produktif lenyap setiap hari karena penyakit dan kekurangan gizi. Akses untuk memperoleh sumber air menjadi terbatas karena pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi yang cepat.

Kita menyadari bahwa sistem penopang hidup yang sangat penting dan keanekaragaman hayati kita, berada dalam ancaman, Lebih banyak upaya yang menentukan diperlukan untuk membalikkan kecenderungan ini. Kita harus merencanakan dan melaksanakan tindakan untuk koeksistensi yang berkelanjutan dengan ekosistem kita.

Dunia membahas masalah ini pada Pertemuan Puncak Bumi, yang berlangsung tiga tahun lalu di Rio de Janeiro. Para pemimpin dunia menyadari tentang perlunya melibatkan pemuda dalam upaya pembangunan berkelanjutan. Mereka menyatakan bahwa “Pemuda meliputi hampir tiga puluh persen dari penduduk dunia. Keterlibatan pemuda masa kini di dalam pengambilan keputusan di bidang lingkungan dan pembangunan, dan di dalam pelaksanaan program, penting untuk keberhasilan jangka panjang Agenda 21.

Dengan kata lain, Negara-Negara Anggota Peserikatan Bangsa-Bangsa telah mufakat bahwa pemuda harus memainkan peranan yang penting jika pembangunan berkelanjutan ingin dicapai.

Di Indonesia, presentase penduduk yang berusia di bawah 15 malahan lebih tinggi – 33,4 persen. Pemuda Indonesia benar-benar menggenggam hari depan negeri ini di dalam tangan mereka.

Anda, dan para pemuda di seluruh dunia, akan menderita apabila kecenderungan sekarang ini berkelanjutan. Anda akan memikul beban karena kegagalan generasi sekarang untuk bertindak. Anda akan mewariskan bumi yang rusak apabila kecenderungan sekarang ini tidak berubah kesempatan anda untuk memperoleh pendidikan yang baik kesehatan dan lapangan kerja yang produktif akan berkurang.

Bulan kemarin, Copenhogen, Perserikatan Bangsa-Bangsa meyelenggarakan Pertemuan Puncak Dunia untuk Pembangunan Sosial. Banyak pemimpin dunia yang memberikan perhatian pada kemunduran di bidang kesehatan, transportasi, dan pendidikan, dan pengangguran yang meluas. Hal ini memberikan dampak yang lebih besar terhadap pemuda dibandingkan dengan sektor masyarakat yang lain.

Namun, kepentingan diri sendiri bukanlah motif anda untuk berada di sini hari ini. Anda menunjukkan kepedulian pada yang hidup. Idealisme anda tampak di wilayah anda. Anda memiliki wawasan untuk hari depan yang lebih baik.

Dan anda mau dan siap untuk bertindak. Anda memliki energy dan dinamisme Anda dan pemuda di mana saja, merupakan sumber yang belum dimanfaatkan dalam perjuangan untuk menyelamatkan lingkungan global.

Karena itulah Forum Nasional Lingkungan Hidup Kawula Muda ini membawa harapan kepada siapa saja, merupakan sumber yang belum dimanfaatkan dalam perjuangan untuk menyelamatkan lingkungan global. Forum ini menyampaikan kepada pemuda di mana saja anda harus terlibat. Suara anda harus didengar. Anda bisa mengumumkan masalah-masalah tersebut tadi, dan mengembangkan dan melaksanakan strategi. Dengan partisipasi penuh anda, kita dapat mengembalikan dunia kita ke jalan menuju lingkungan yang berkelanjutan.

Bagaimana teman-teman anda di negara lain bisa lebih terlibat? Anda bisa memperkuat jaringan anda, membentuk kelompok-kelompok pemuda yang baru, dan menjangkau dari semua lapisan kehidupan.

Anda dapat mengumpulkan dana di sekolah-sekolah dan komunitas anda, untuk melindungi lingkungan dan untuk mengurangi kemiskinan, menghilangkan produk-produk yang tidak bersahabat dengan lingkungan.

Anda bisa menanam pepohonan. Tak ada yang lebih efektif dalam memerangi penggundukan. Saya mengetahui bahwa Pramuka di Indonesia turut melestariakn hutan-hutan dan pohon-pohon serta hewan langka di negerimu ini. Penanaman pohon dan pelestarian satwa liar merupakan pengalaman pendidikan yang positif untuk mereka yang melakukan penanaman, untuk mereka yang peduli.

Pendidikan adalah penting. Anda bisa meminta agar masalah lingkungan diajarkan di sekolah-sekolah anda. Dan di newsletter-newsletter, anda bisa mengumumkan pandangan-pandangan anda mengenai lingkungan . Anda bisa memantau dampak kegiatan setempat. Anda bisa bergabung bersama-sama untuk mengupayakan perlindungan bagi dunia anda di masa mendatang.

Dalam tahun kelima-puluh Perserikatan Bangsa- Bangsa ini, kita melakukan perhitungan kembali. Kita membangun di atas kemajuan-kemajuan yng dicapai dalam setengah abad. Kita belajar dari pelajaran yang diperoleh dari pengalaman. Kita melakukan ini untuk menyusun rencana lima-puluh tahun mendatang untuk menyadari bahwa harapan untuk hari depan yang lebih baik sekarang ini terletak di tangan pemuda.

Tahun 1995 juga menandai ulang tahun kesepuluh Tahun Pemuda Internasional. Sepanjang sepuluh tahun tersebut badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menggalakkan peran serta pemuda yang lebih besar dalam persoalan dunia.

Dari semua masalah, satu yang paling membutuhkan keterlibatan anda yaitu masalah lingkungan dan pembangunan berkelanjuatan. Satu gerakan yang berarti hari ini dimulai dari sini. Forum Nasional Lingkungan Kawula Muda ini akan menjaga momentum Forum Pemuda Global Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Global Forum) dari tahun-tahun sebelumnya dan mengaitkannya dengan Global Youth Forum di San Fransisco bulan Agustus tahun ini.

Forum itu bisa menjadi gerakan yang tak bisa distop. Dia bisa menjadi satu kekuatan besar untuk dunia yang lebih baik yang terbentang di depan. Pekerjaan anda bisa membuatnya menjadi kenyataan.

Semoga anda sukses. Terima kasih dan selamat.

Yang Kesebelas

1994_akhir Desember_Edisi 011_seni:
Yang Kesebelas

Akhirnya kita tiba di penghujung tahun 1994, sebuah tahun yang penuh aktifitas, penuh kegiatan, penuh acara, penuh kesibukan. Memang tidak terasa bila waktu bergulir demikian cepatnya – apalagi bila kegiatan yang kita lakukan adalah menyenangkan hati.

Tahun 1995 sudah mengintip, tak sabar menunggu. Banyak hal, event, maupun apa saja yang telah dipersiapkam guna menyambut tahun perak negara kita – Indonesia akan berumur 50 tahun ! Serasa waktu mempersiapkan segala sesuatunya sangatlah kurang. AIKON juga sedang mempersiapkan segala sesuatunya untuk aktifitas yang bakal dilalui tahun berikut.

‘Base camp’, yang dirasakan cukup untuk menampung segala aktifitas perdananya, menjadi sesak dan perlu perluasan, lagi pula AIKON tidak lagi di masa perdana. Akhirnya terjadilah ! AIKON pindah ! Tidak berupa suatu gedung megah bertahtakan marmer, tapi hanyalah sebuah tempat yang cukup efisien di segi energy, asri dalam bidang lingkungan hidup, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan ketujuh AIKON aktifis.

AIKON memang belum pernah meng-expose siapa-siapa yang berdiri di belakang panggung media alternative ini. Tapi kita akan berbuat itu bila semuanya telah siap. Semuanya akan kami lakukan di saat yang tepat dan di dalam situasi yang pas.

Bicara soal waktu yang tepat mungkin sesuailah bila kami dari media alternative ini mengucapkan selamat Natal bagi yang merayakan dan selamat tahun baru 1995 bagi anda semua. Besar harapan kami untuk dapat terus memberikan informasi-informasi acara yang akan digelar, mempromosikan kesadaran lingkungan, dan menonjolkan rasa seni di tengah anda-anda semua.

AIKON akan bertemu anda lagi di edisi berikut, tahun depan, bersama-sama dengan ke-bedaannya.

Salam !

 

Antara Seni dan Industri

1994_Agustus_Edisi 02_seni:
Antara Seni dan Industri

Semakin banyak perusahaan menggunakan desain sebagai faktor ekonomi.

Raymond Loewy, seorang perintis industry desain, pernah mengatakan. Bahwa karya-karyanya memiliki nilai ekonomi sekitar US$ 3 juta per-hari. Jumlahnya tersebut diduga berasal dari neraca tahunan para langganannya antara lain : Exxon, Shell, Coca-Cola Lucky Strike, dibagi dengan 365 (hari-red)

Jika hingga tahun 50-an pengertian desain di Eropa lebih condong merupakan istilah untuk suatu pendirian atau sikap. Maka dalam bahasa Inggris, pengertian desain kini condong kepada marketing.

Perusahaan BRAUN adalah satu dari sekian banyak perusahaan pertama di Eropa yang menghapus “desain abadi”. Antara tahun 1955 – 1965 aspek-aspek ekologis yang dimiliki produk-produk rancangan Dieter Rams (tersebut – Red) tidak mendapat perhatian khusus. Kini Produk-produk itu kembali populer karena aspek-aspek ekologisnya, dan orang menyebutnya “Gaya BRAUN”. Disamping BRAUN, perusahaan alat-alat rumah tangga elektronik seperti KRUPS dan ROWENTA berlomba-lomba dibidang desain dan mengintegrasikannya dalam politik marketing mereka.

Contoh lain adalah ERCO, perusahaan yang memproduksi lampu di Ludenscheid, Jerman, dengan bantuan desain perusahaan ini berhasil memperkuat posisinya di pasar, sehingga banyak arsitek seluruh dunia mengandalkan teknik pencahayaan dari perusahaan ini – karena secara teknis maupun estetik dinilai bertaraf tinggi.

Pentingnya arti desain terlihat pula dengan diresmikannya lembaga pendidikan “Design Management Institute” pertama di dunia di kota Boston. Lembaga pendidikan seperti ini diperlukan spesialisasi dibidangan desain, hanya memberi peluang kepada ahli-ahli bidang seni dan ekonomi, bukan bidang marketing ataupun bidang lain yang berhubungan dengan desain.

Sebagai contoh dapat kita lihat keberhasilan APPLE atau juga ESPRIT (internasional), ERCO atau VITRA (nasional) yang telah memiliki posisi unique. Dengan latar belakang seni seseorang tidak dapat menjadi design manager, sebaliknya segala sesuatu – di pasar dunia – yang digerakkan oleh desain; justru hidup dari posisinya yang menguntungkan: diantara seni dan industry.

Sehubungan dengan desain dan pasar Michael Erflhoff memastikan, bahwa hanya desain yang mampu mengadakan perubahan-perubahan, yang diinginkan di pasar dan yang mampu mengatasi segregasi pembeli.

Dari Suddeutsche Ziitung (PT. Trikarma Ad.)

Perta Jalanan Unik Kesenian Betawi

1994_Agustus_Edisi 02_seni:
Perta Jalanan Unik Kesenian Betawi

Bermula dari ngobrol-ngobrol dengan beberapa kalangan pengusaha kerpariwisataan Jalan Jaksa, yang didorong oleh Pemerintah DKI Jakarta, untuk berbuat sesuatu bagi lingkungannya. “Pokoknya buat sebuah acara keramaian di Jalan Jaksa yang melibatkan semua pihak”, begitu kata mereka.

Terus terang agak bingung mendengar keinginan pengusahan-pengusaha itu. Mau diapakan jalan kecil yang sudah mendunia ini? Panggil grup musik terkemuka dunia, raasanya tidak mungkin. Lalu, kami berpikir, kenapa tidak kita manfaatkan saja jalanan yang memang sudah terkenal itu. Buat sebuah pesta jalanan, tak mesti seperti Carnaval de Rio di Brasil atau pesta bunga di Pasadena, AS.

Lalu ada suara: “Berikanlah tempat kepada kesenian tradisional kita!” Ya mengapa tidak. Kesenian Jakarta sudah melayaknya diberikan tempat di sini. Kebetulan bola yang digelindingkan itu ditangkap dan didukung oleh berbagai pihak. Berkembanglah sebuah eksperimen.

Kumpulkan data tentang semua jenis kesenian Betawi yang masih dan pernah ada. Bentuk organisasi kecil-kecilan, sediakan sebuah secretariat. Galang jaringan kerja.

Di keramaian itu, nanti, hampir semua kesenian Betawi dimunculkan. Ada ondel-ondel, Topeng Betawi, Gambang Kromong, Tanjidor sampai Sahibul hikayat. Penonton menonton dan penonton ditonton begitu yang terjadi di jalan kecil sepanjang sekitar 400 meter dan macet di siang hari.

Sengaja kita pilih beberapa kesenian yang sudah kembang-kempis akibat jarang pendukungnya lagi. Ambil contoh Rancak, yang tergolong dalam seni tutur Betawi yang pernah populer, tapi kini hampir terlupakan. Tiga puluhan tahun lalu, Rancak atau masih Gambang Rancak masih sering dipentaskan di pusat kota. Tapi kini makin bergeser ke pinggiran Jakarta.

Atau mau lihat pula kesenian rakyat paling komplit, Topeng Betawi. Ada unsur musik, tari, nyanyi, sandiwara dan lawak. Di mana goyangan pinggul, dandan seronok penari topeng, suguhan sandiwara berbumbu silat, berbalas pantun serta sedikit humor vulgar, yang lebih menunjukkan kejelatannya.

Begitu juga bagi yang ingin bernostalgia tentang Jakarta tempo dulu, Kerontjong Toegoe. Atau Lenong Denes, teater Betawi hasil perkawinan dengan seni Melayu. Tak ketinggalan pula Lenong Rumpi. Semua tumplek di Jalan Jaksa.

Penyelenggara Jaksa Fair ’94 juga sadar bahwa seni Jakarta Berkembang karena interaksi bermacam-macam orang. Itulah yang kita hidupkan lagi. Jadilah bagian dari tradisi terbaru Jakarta.

(Etnodata)

Konser PSM UNPAR 1994

1994_Agustus_Edisi 02_musik:
Konser PSM UNPAR 1994

Konser Paduan Suara Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan 1994 membawakan karya-karya komponis masa lalu dan sekaligus turut serta membantu meringankan penderitaan sesama. Program kegiatan ini digelar setiap tahun sejak 1988, dan merupakan konser tunggal kelompok Paduan Suara Mahasiswa Universitas Parahyangan dalam mengapresiasi musik klasik. Musik yang mereka bawakan adalah karya-karya composer barat yang diciptakan pada pertengahan abad ke 18 dan 19 dan akan disajikan dalam bentuk a cappela. Komposer-komposer itu antara lain adalah; Francis Pouleno, Anton Bruckner, Felix Mendelson B, Johannes Brahms, Cemille Saint – Saens.

Antara Seni dan Industri

1994_akhir November_Edisi 09_mood:
Antara Seni dan Industri

AIKON, sebuah media cetak yang menggelar acara-acara yang dapat diikuti guna mendapat ‘penyegaran’ baru dalam hidup anda. Setelah disibukkan oleh berbagai macam aktifitas, perlulah anda untuk tetap menjaga kestabilan jiwa anda. Let go some problems with some fun and relaxing things, the, when you get back on it, you would find ore solution to the problem.

Ada acara besar yang akan digelar di ibukota Indonesia; yaitu JA JAZZ ’94. Sebuah pagelaran bertaraf internasional yang akan diadakan di Plaza Timur Senayan pada tanggal 1 sampai dengan 4 Desember nanti. AIKON akan ikut partisipasi dengan menangangi pembuatan sebuah panggung dari lima panggung yang ada. Panggung ini bertemakan lingkungan hidup. Namanya pun: The Natura Stage !

Disini Organizing Committee dari Jak Jazz ’94 dan AIKON akan bekerja bersama dalam menampilkan kesan peduli lingkungan hidup.

Panggung itu nantinya akan memberi kesan lingkungan dengan rumpun-rumpun bambu yang ditanam di sekitar arena panggung, karena kesan tegas dengan adanya obor-obor pada dua ‘pintu masuk’ The Natura Stage dan poster-porter environment concern. Panggungnya pun akan tampil beda… !

Jak Jazz ’94 adalah sebuah event besar penutup tahun 1994 ini, khususnya bagi anda-anda yang termasuk jazz-fans. Untuk menggaungkannya-pun pihak OC menyediakan sebuah café yang bersifat temporaty tapi berkesan permanent, yaitu; di lantai 3 Ratu Plaza, dengan nama Jak Jazz Corner … Hmmmm, benar-benar besar niat para jazzer Indonesia untuk mengembangkan jenis musik ini.

Well, that’s all folks … semoga edisi kesembilan ini dapat turut menstabilkan hidup anda;antara work and leisure !

gosip…

1998_September_Edisi 094_selip:
gosip…

Eh … eh … mau tahu ? si ini…sedang begini…dan si itu…katanya sangat begitu dan kalau si itu begitu, terus mereka bagaimana?

Inilah stereotip gaya ungkap GOSIP – suatu praktek pembicaraan tentang urusan orang lain. Praktek menggosip merupakan kecenderungan alami setiap kelompok manusia dimanapun dan disegala waktu. Gosip telah menjadi “trademark” makhluk manusia yang mampu membuat hidupnya lebih bergairah. Dikatakan bergairah, karena gosip informasi ! Dan informasi adalah kekuasaan yang menentukan seberapa banyak info yang Anda ketahui, siapa yang Anda ketahui, dan rahasia apa yang Anda pegang. Disinilah kegiatan gosip-menggosip menjadi sangat menarik bagi setiap orang, karena di dalamnya ada sensasi untuk berkuasa, sensasi perlawanan, dan tentu saja sensasi uang. Seperti yang dikatakan Karen Feld, kolumnis Gosip Washington “Setiap orang menyukai gosip, karena begitu menggoda dan menantang.” Tentu saja gosip bukanlah kenikmatan bagi korbannya. Kurt Cobain bunuh diri karena gosip – matinya Lady Diana pun dianggap sebuah pembunuhan dari media massa yang selalu saja memburu gosip tentang diriya.

Teori-teori, gosip adalah:
Kapan manusia bergosip? Yah sejak mereka tinggal dunia, Karena gosip adalah hiburan paling murah, meriah dan bisa menyalurkan naluri barbar manusia …”Bikin sakit hati orang lain!”[the oth]

  • Gosip merupakan ciri-ciri masyarakat tertekan, baik tertekan dalam kehidupan pribadinya maupun kehidupan politik. Kondisi masyarakat merupakan ladang subur bagi berkembangnya gosip. [james Danandjaja]
  • Biasanya orang mulai m’gosip saat dirinya tidak eksis di kelompoknya. Kemudian mereka mencari kepuasan dengan membuka info-info rahasia. Lewat cara itu, seseorang merasa bahwa dirinya penting dan dibutuhkan kelompoknya. [the oth]
  • Manusia mulai menyebarkan gosip karena mereka iri atau ingin membuka konflik [sarah, the oth ganga]
  • Gosip merupakan komunikasi yang menandai suatu kelompok dari kelompok lainnya. Orang asing yang masuk dalam kelompok tidak bisa langsung diterima dan terlibat jika tidak mengetahui gosip [Balley]
  • Gosip yang beredar di sebuah kelompok merefleksikan norma-norma kelompok tersebut. Eiptein, seorang ahli antropologi yang meneliti kasus perzinahan di ndola mengatakan “Bahwa masyarakat tidak mengutuk tindak perzinahan itu, melainkan menggosip tentang ketidakserasian pasangan itu karena berasal dari status sosial yang berbeda. Sehingga perzinahan bukan dianggap hal yang buruk.” [Eipsten]
  • Gosip digunakan oleh para penguasa untuk mempertahannkan kekuasaannya. Misalnya di Kwanga, Papua Nugini, pemimpinnya sengaja memunculkan gosip tentang kemampuan mereka untuk memainkan ilmu hitam sehingga genggsi penguasa naik dan sangat potensial untuk menekan rival politiknya.
  • Tidak ada UU tentang pergosipan, namun jika ada seseorang yang merasa dirugikan oleh gosip biasanya mereka merujuk pada hukum pidana tentang penghinaan misalnya pasal 310 menyatakan “Barang siapa sengja menyerang kehormatan atau nama baik seorang, dengan menuduh suatu hal, yang maksudnya terang supaya hal itu diketahui umum, diancam, karena pencemaran dengan pidana penjara lama Sembilan bulan atau denada paling banyak tiga ratus rupiah.
  • Kepuasan menggosip? Yang jelas memuaskan rasa ingin tahu manusia – rasa ingin mengontrol orang lain dengan cara menyebarkan informasi. Kalau gosip dikendalikan sama saja menekan hasrat setiap manusia. [Darmanton Jatman]

-ect

1994_Agustus_Edisi 002_seni:
-ect

The TRUTH, suatu kebenaran, itulah yang dicari oleh manusia-manusia seni sejak dulu. Suatu kebenaran dalam hidup tidak hanya dalam soal ssosialisais atau situasi-nya saja melainkan huga suatu kebenaran yang didapat dari pada hasil instuisi.

Diberitakan oleh philosoph-pilosoph bangsa Athena, bahwa, suatu hasil intuisi yang diwujudkan secara menyeluruh dan lengkap akan menghasilkan suatu haeil karya yang sempurna – dan dapat disebut suatu karya yang “benar”.

Sebagi contoh, adalah dua orang yang mendalami “pencarian” suatu hasil karya yang sempurna. Persamaan dari kedua manusia itu adalah “pencarian” suatu benda yang kita sebut saja sebuah kursi. Orang pertama, si A, menggunakan pendekatan ke arah yang realis dan ekspresionis, guratan cat minyak warna-warni yang ia gunakan membuat umum kagum akan hasil yang ia dapatkan, yaitu: sebuah traslasi kursi itu berbenntuk seperti apa. Sebuah bentuk yang biasa kita kenal dengan sebutan kursi malas. Kursi yang amat abgus unutk dipakai, karena lengkap dnegan urat-urat kayu maupun bonggol dahannya. Si B, dipihak lain, menggunakan suatu approach yang belum prnah diallui oleh khalayak ramai. Ia berdiam diri, dan kemudian berkarya hanya dengan, sapuan kuas besar berlumuran cat dengan aksen warna tak lebih dari hitam dan putih.

Taka lama ia berbuat, ia menganggap dirinya selesai. Ia menemukan seuatu “bentuk” kursi yang belum manusia lihat sebelumnya. Umum meninggalkan sambil menggeleng.

Tidak aka nada yang akan disebut kursi di dunia ini bila tidak ada yang menciptakan kebenaran dari sebuah kursi. Sbeuah benda dikatakan sebuah kursi bila bisa diduduki (titik). Itu pendapat umum.

Suatau ha yang amatlah sulit bila seseorang ditantang unutk membuat sesuatu yang belum pernah dibuat atau ada. Disinilah beda dair kedua seniman tadi. Si A berusaha mengekspresikan apa itu yang disebut kuris. Ia berusaha mengungkapkan bagaiaman rasa, warna, bau, dan bentuk dari sebuah kursi. Dan dia berhasil. Umum mengatakan ia berhasil menggunakan kahliannya dalam menggunakan keahliannya dalam mengungkap kebenaran tentang kursi Si B, berusaha menelaah kembali apa itu kursi, emngapa kursi, dan bagaimana kursu itu. Ia mengembalikan pookok maslah tentang kebenaran dair sebuah kursi. Umum belum siap menerima dan meninggalkannya.

Dua pendekatan yang sangat berlainan dan tidak dapat disebut bahwa ada kesalahan diantara kedua orang itu. Itu semua adalah masalah ego dan persepsi.

Yang Kedua !

1994_Agustus_Edisi 02_mood:
Yang Kedua !

Media AIKON terbit untuk kedua kalinya !

Banyak sekali tanggapan umum yang disampaikan ke meja redaktorial (terimakasih-red). Banyak yang menanyakan apa sebenarnya tujuan dari media baru ini.

AIKON mempunyai tiga tujuan yang ditujukan pada para eksekutif muda yang aktif berkarya.

Tujuan tersebut adalah sebagi alat informasi lengkap tentang acara-acara entertainment maupun pameran-pameran serius yang diadakan di Jakarta. Kemudian sebagai sarana promosi kesadaran lingkungan, sehingga khalayak eksekutif makin menyadari akan perlunya perhatian kepada kekayaan alam sekitar yang tidak akan berlansung lama bila diperlihara. Yang terakhir, AIKON sebagai sebuah sarana untuk mengembangkan seni rupa Indonesia pada umumnya, dan desain grafis pada khususnya.

Kami selalu berusaha untuk tampil beda, bukan hanya untuk menampilkan suatu yang refreshing tapi juga untuk mengembangkan daya kreatifitas pembaca sehingga terbiasa berpikir secara terbuka dan siap mengolah segala kemungkinan yang ada.

Kemungkinan-kemungkinan yang kami maksud disini adalah seperti stock-shock yang didapat dari media yang bebas tapi terorganisasi, kreatif dalam penggunaan kertas yang biasa dikenal orang sebagai kertas pembungkus (dapat tampil beda bila kita mengolah kembali dasar-dasar penggunaan kertas itu sendiri) dan lain-lain.

Beserta tiga tujuan diatas, kami mempersembahkan kepada anda satu paket yang terbuka dalam pengembangan; baik itu suatu desain solusi ataupun informasi.

Itulah AIKON, sebuah media yang bisa disebut: koran, tabloid, atau jurnal ini. Kami serahkan pada pembaca untuk memberi input yang bersifat membangun sehingga AIKON dapat lebih menjiwai anda-anda yang memang aktif dalam berkreatif.

Salam !