Tahukah Anda…

1996_akhir Desember _Edisi 059_rupa-rupa:
Tahukah Anda… Kejahatan Khmer Merah ternyata dibiayai oleh perdagangan barang-barang antik?

Royal Angkor Fondation sebuah yayasan yang mengurusi benda seni di kuil-kuil Kamboja, memasang iklan di majalah Time baru-baru ini. Iklan tersebut menyoal kejahatan Khmer Merah dan hubungannya dengan perusahaan sekaligus perampokan kuil-kuil di Kamboja.

Disebutkan bahwa Khmer Merah, yang telah membunuh lebih dari dua juta orang Kamboja, membiayai kejahatan mereka dengan menjual barang antik pada kolektor dan pegadang barang antik. Yang lebih parah benda tersebut adalah hasil curian. Mereka merampok kuil, mengambil patung, dan benda seni lain untuk kemudian menjualnya. Hal ini telah dilakukan Khmer Merah selama bertahun-tahun. Tahun1971, misalnya, ketika mereka menduduki Angkor Wat, kuil terbesar di Kamboja, ribuan patung suci Budha dicuri Patung yang dianggap terlalu besar, dipotong kepalanya. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan perusakan besar-besaran di kuil tersebut.

Pencurian di kuil ini berlangsung terus, apalagi selalu ada permintaan dari pedagang barang antik. Bahkan pedagang Thailand membuat katalog yang memuat foto-foto benda antik dari Kuil Angkor.

Sulit untuk mengatakan siapa yang paling bertanggungjawab, kita dapat berperan dalam menghentikan peristiwa ini. Apabila Anda kolektor benda antik (khususnya berasal dari Kamboja) pastikan bahwa benda yang Anda beli mempunyai tanda keaslian dan sejarah kepemilikan. Tanpa tanda tersebut, kemungkinan besar benda tersebut adalah curian. Atau Anda cukup membeli replikanya saja. Paling tidak dengan melakukan hal ini Anda menghentikan dua hal, pencurian dan pembunuhan. Begitulah kira-kira bunyi iklan layanan masyarakat dari Royal Angkor Foundation.

Leave a Reply

Close Menu