sudah sakit,tambah sakit pula

2001_Februari_Edisi 121_bahas:
sudah sakit,tambah sakit pula
Ade Tanesia

Tahukah anda jika rasa takut bisa memperparah penyakit yang sedang diidap seseorang. Bayangkan jika anda hendak ke dokter gigi, membayangkan bornya saja sudah merinding ketakutan. Menurut Alexander Ploghaus dari Universitas Oxford Inggris dan Kanada, rasa takut terhadap sakit malah lebih buruk dibanding sakit itu sendiri. Tidak tanggung-tanggung, tim Ploghaus mengadakan percobaan dengan 12 sukarelawan yang mau dirinya diikat ke mesin yang mengeluarkan panas, hangat serta tak berasa. Kemudian ketika sensasi rasa itu hendak disalurkan ke tubuh mereka, ada kedipan warna lampu yang identik dengan rasa tertentu. Lalu diukurlah aktivitas otak lewat pengalaman tersebut. Pengukuran menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) fungsional yang menunjukkan sel otak mana yang aktif lewat jumlah oksigen yang digunakan. Jika kita merasa takut sebelum panas itu menyentuh tubuh, maka bagian otak tengah depan, permukaan kulit otak serta otak kecil akan lebih aktif. Nah, inilah bagian otak yang berkaitan dengan persoalan nyali. Biasanya reaksi yang muncul adalah seseorang mengerutkan tubuhnya menghindari rasa sakit, tapi yang terjadi justru menambah rasa sakit. Kalau rasa takut bisa dikurangkan, maka dalam pengobatan tak perlu ditambahkan unsur narkotik, antidepresan yang sebenarnya tidak menghilangkan penyebab rasa sakit, tapi mengurangi rasa takut terhadap sakit.

Leave a Reply

Close Menu