Segala Tentang Kopi

1997_awal Juli_Edisi 072_bahas:
Segala Tentang Kopi

Kata “kopi” berasal dari quahweh yaitu istilah puitis untuk anggur (karena penganut agama Islam dilarang minum anggur, sebagai gantinya mereka meminum kopi). Setelah itu, quahweh mulai dikenal di Turki dengan nama kahweh. Semenjak diperkenalkan kepada Orang Eropa, kopi terkenal di Perancis dengan sebutan Café, di Jerman dengan sebutan kaffee, di Belanda dengan sebutan koffie (Belanda), dan di Inggris dengan sebutan Coffee.

Cerita tentang asal muasal kopi melibatkan kisah seorang pengembala kambing bernama Kaldi yang hidup di pegunungan dekat biara di pinggir laut Merah. Setiap kali mengembala ia memperhatikan kambing-kambingnya makan sejenis buah dari tanaman yang tumbuh disemak-semak, dan hampir selalu setelah itu ternaknya menjadi lebih bergairah, mereka melompat kian kemari. Kejadian itu menjadi perhatian seorang pertapa yang menghuni biara. Pertapa itu lalu mengambil beberapa biji itu lalu dibakar dan diseduhnya. Karena penasaran, ia pun meminum seduhan tersebut. Akibatnya, ia tidak dapat tidur semalaman,walaupun ia sudah melakukan doa malam yag sangat panjang.

Pada tahun 1600, seorang peziarah dari India bernama Bapa Budan berhasil menyelundupkan tujuh biji kopi mentah. Saat itu, masih berlaku peraturan ketat yang melarang biji kopi mentah dibawa keluar negara asalnya. Bahkan, orang asing tidak diperkenankan masuk kebun kopi. Baba Budan sangat beruntung, ia berhasil menyembunyikan biji kopinya di ikat di pinggang dan membawanya dari Mekkah ke Mysore (India).

Kopi diperkenalkan di Brasil oleh seorang pegawai pemerintah yang sedang berkunjung ke Guyana-Perancis pada tahun 1727. Semenjak itu, dimulailah kejayaan Brasil sebagai negara penghasil kopi dunia.

Apa saja yang bisa dicampur dengan kopi
1. Espresso
Dibuat dari biji kopi dengan kadar lebih banyak dari biasanya. Kopi digiling dan kemudian diseduh. Bisa juga disebut bahan dasar bagi berbagai jenis kopi.
2. Cappuccino
Kopi dicampur dengan susu. Bahan dasar mirip dengan espresso, tapi kadar kepekatannya dikurang. Kopi diseduh dan dicampur dengan susu yang distim sampia berbuih dan ditaburi coklat bubuk diatasnya.
3. Caffe Latte
Bisa juga disebut kopi susu. Bedanya dengan cappuccino, susu yang distim tidak sampi berbuih.
4. Royal Cappuccino
Cappuccino ditambah salah satu syrup penambah rasa, seperti; amretto, chocolate mint, chocolate raspberry, hazelnut, irish cream, mocha, orange brandy and vanilla.
5. Royal Caffe Latte
Caffe Latte ditambah salah satu syrup penambah rasa.
6.Moka
Cappuncino ditambah bubuk coklat.
7. Giandua, Moka ditambah dengan hazelnut.
8. Latte Italiano, Susu panas (yang sudah distim) ditambah salah satu penambah rasa.
9. Frappe, Cappuccino dingin (es batunya tidak diblender) ditambah whipped cream di atasnya.
10. Frappe Freeze, Cappuccino dingin (es batu-nya diblender) ditambah moka dan whipped cream di atasnya.
11. Iced Cappuccino, Espresso ditambah susu panas, moka, coklat syrup dan whipped cream.
12. Mokaccino, Moka dan es batu diblender ditambah whipped cream
13. Iced Caffe, Cappucino ditambah es batu dan salah satu penambah rasa.
Piacere Espresso Café, Plaza Senayan, 572-5245. Mal Taman Anggrek, 563-9299

Kopi dibedakan dalam empat jenis yaitu Robusta, Arabica, Excelsa dan Liberica. Dari keempat jenis tersebut Arabica adalah kopi dengan kualitas terbaik dan telah memasok 70% kebutuhan kopi di dunia. Arabica dianggap kopi nomor 1, karena rasanya lebih enak, jumlah kafeinnya lebih rendah, dan mempunyai kandungan zat gula serta minyak atsiri yang lebih banyak dari kopi jenis lain. Rasa pahit, sedap dan menyegarkan yang ditimbulkan oleh kopi adalah hasil kerja zar kafein yang dikandungnya.

Data Luas Area dan Produksi Perkebun Di Indonesia

Tahun Jumlah Luas (Ha) Jumlah Produksi (Ton)
1967 323.132 153.478
1980 707.464 294.973
1990 1.069.848 412.767
1993 1.147.567 438.868
1994 1.140.385 450.191
1995 1.167.511 457.801
1996*) 1.178.363 478.851
1997**) 1.179.843 340.122***)

 

Keteranga;
*) Sementara    **) Estimasi     ***)Ada Gangguan Cuaca

Dari jumlah itu 70% dari produksi itu adalah jenis Arabika dan sisinya jenis Robusta
Sumber. Direktorat Perkebunan. Hasil Perbincangan dengan Bapak M. Noer Madjid, SH, Sekretaris Eksekutif AEKI

Perkembangan Harga Kopi di Luar Negeri (dalam US C/LB)

Tahun Arabika Robusta Komposit
1975 65.41 61.05 71.23
1980 154.2 147.15 150.67
1985 146.05 120.14 133.1
1990 89.46 53.6 71.53
1995 151.15 125.68 138.42

Sumber. ICO (International Coffe Organization)

Sumber:
.Spillane, James J. Komoditi Kopi, Peranannya dalam Perekonomian Indonesia. Yogyakarta, Kanisius;1990
Schalk, Arthur van. Banyak Pohon Makam Lahan, Perkebunan Kopi dan Degradasi Lahan di Jawa abad ke-19. Prisma;1994
Kartodirjo, Sartono dan Djoko Suryo, Sejarah Perkebunan di Indonesia. Yogyakarta, Aditya Media;1991
Ananta Toer, Pramoedya. Panggil Aku Kartika Saja, Hastra Mitra;1997
Utne Reader, No. 66, November/December 1994
The Rotarian, April 1997
Smith F. Reginald.: The History of Coffe”,dalam M.N. Clifford & K.C. Wilson (ed). Coffe : Botany, blockchemistry, and production of beans and beverages. London:1985
Hasil perbincangan dengan Nicolas Sirina, Staf Dinas Kehuan Pemda Tk. I Sul-Sel
Hasil perbincangan dengan Widyapratama, generasi kedua pemilik pabrik kopi AROMA. Majalah Swasembada 06/XII/April-Mei,1996
Bandung Kini, September,1996

Leave a Reply

Close Menu