Satu Ruang Ibadah untuk Semua Agama

2002_Februari_Edisi 131_Sekitar Kita:
Satu Ruang Ibadah untuk Semua Agama
Rohman Yuliawan

Pada Hakekatnya beribadah memang tak mengenal tempat. Seorang muslim boleh saja bersujud di tubir sungai ketika waktu sembahyang tiba atau seorang bikku bisa memanjatkan doa di sesak angkutan kota. Begitu pula bagi pemeluk agama lainnya, tak ada keterikatan tempat ketika kebutuhan untuk berkomunikasi dengan Sang Khalik datang menyela kesibukan sehari-hari.

Namun gagasan untuk mensatu-atapkan ruang ibadah untuk semua agama barangkali jarang memasuki ruang perbincangan. Sebuah masjid yang merangkap gereja sekaligus ruang berdoa untuk pemeluk agama Budha, Hindu dan Kong Hu Chu mungkin pernah didirikan di mana pun. Tapi di Desa Sinduharjo, Ngaglik, Yogyakarta, di bawah rumpun bambu, sebuah bangunan berbentuk persegi, beratap model joglo, berdinding tembok namun terbuka di keempat sudutnya, menjadi ruang interaksi hamba dan pencipta dari semua agama. Sebuah ruang ibadah bagi umat beragama apa pun ini diberi nama Multireligious Prayer Hall.

Bangunan tersebut terletak di kompleks Studio Audio Visual PUSKAT, sebuah lembaga pelatihan komunikasi social, dan dibangun atas gagasan Romo Rudy Hofmann di tahun 1995. “Romo Rudy memang terkenal sebagai seorang pluralis, dan ruang ibadah multireligi ii wujud upaya beliau menumbuhkan toleransi antar pemeluk agama,” kata Lucia, staf SAV PUSKAT.

“Banyak penduduk sekitar yang sholat di sini lho, dan kalau PUSKAT sedang banyak tamu ada semacam saling pengertian untuk menjadwalkan penggunaan ruang ibadah ini,” ungkapnya lebih lanjut.

Tidak ada ciri khusus yang menandakan bangunan tersebut adalah temapt ibadah, hanya pada keempat dinding bagian dalam tergambar lukisan jelujur pohon bamboo dan perlambang masing-masing agama. Pada dinding barat tertulis kaligrafi berbunyi Allah yang sekaligus berfungsi sebagai petunjuk arah kiblat bagi orang Islam. “ Untuk umat Hindu disediakan pura sederhana untuk beribadat, dibangun di sebelah tempat untuk wudhu,” tambah Lucia. Pada dinding tempat wudhu yang dimaksud terdapat lingkaran berisi perlambang lima agama sebagaimana juga tergambar pada dinding ruang iabadah.

SAV PUSKAT
Kaliurang Km.8,5 Ngaglik, Sleman
Yogyakarta 55581
t: (0274) 883539/ F: (0274) 883538
e: savpuskat@yogya.wasantara.net.id,
fredw@indosat.net.

Leave a Reply

Close Menu