Roti

1997_akhir Maret_Edisi 065_santap:
Roti

Di abad pertengahan roti sudah memiliki tempat di terutama di kalangan bangsawan di Eropa terutama Ingris dan Perancis. Namun bukan bangsawan namanya kalau Ia mau disamakan apa yang ia makan dengan apa yang dia makan oleh golongan yang lebih rendah, maka semakin rendah tingkat sosial mereka semakin gelap warna rotinya. Menurut kalangan bangsawan perut mereka tidak dapat mencerna roti yan berwarna gelap selain roti putih. Dilain pihak golongan bawah pun menginginkan roti putih atau yang lebih putih.

Pada abad ke-19, seorang petani Perancis bernama Emille Guillaumin mencoba mendobrak tatanan tersebut dengan menyuruh istrinya untuk menguliti batang gandung yang membuat warna roti berwarna gelap dan mengurangi porsi ragi. Hal ini menjadikan roti yang mereka buat lebih putih dari biasanya.

Semenjak saat itu roti putih pun telah menyebar di berbagai kalangan, tidak hanya bangsawan – yang kemudian pun mulai menyukai roti berwarna coklat.

 

Leave a Reply

Close Menu