Proses Tumbuhnya Bunga Matahari

1998_awal Januari_Edisi 084_nuansa:
Proses Tumbuhnya Bunga Matahari

Jika bajing dan burung kakatua tidak melahap bijinya, maka bunga matahari dapat bebas tumbuh-yang saat mereka ukurannya lebih besar dari wajah seorang kanak-kanak. Biji bunga matahari tersembunyi di dalam kulit, dan bila pecah akan menampakkan dirinya berwarna putih. Saat biji ditanam di tanah akar kecil berwarna putih akan tumbuh dan diteruskan oleh daun kecil yang akan melebar dan mengkilap. Di saat itulah tumbuh tunas kecil yang tumbuh diantara kedua daun itu. Tunas ini akan berkembang menjadi daun yang tepinya bergigi dan menjadi daun utama tanaman. Selama musim panas, banyak daun tumbuh beserta batang yang semakin mengokohkan dirinya. Biasanya setiap batang bunga matahari memiliki lebih dari 20 helai daun dengan ukuran panjang 38 cm dan lebar 34 cm.

Hijau besar daunnya tersusun rapi, dan keadilan alam membiarkan setiap helainya dilalui sinar matahari. Sinar ini diperlukan untuk membantu mengolah karbondioksida dari udara dan air yang diserap. Oleh akar menjadi zat makanan. Air dan zat hara diawal melalui pembuluh itu sudah cukup terisi air, daun bunga matahari menjadi besar dan kaku. Tidak sekedar kokoh, daun bunga matahari juga memberi perlindungan bagi kaum serangga terhadap hujan dan embun malam. Dan setelah hujan reda sering terlihat kupu-kupu wallet meninggalkan ladang bunga matahari. Namun pada malam hari waspadailah, hama larva ngengat dan larva lalat buah yang lebih sering di saat siang sudah berganti malam. Hama ini kerap memakan daun bunga matahari, sehingga kehilangan kekokohannya. Kuncup bunga matahari akan muncul diujung batang,warnanya hijau dan dilindungi oleh daun pembalut yang terdiri dari daun yang berbentuk tak beraturan. Bila kuncupnya terbelah, maka akan terlihat di dalamnya daun bunga berwarna cerah. Yang menarik, kuncup  bunga matahri akan terus menggerakkan kepalanya untuk menghadap sinar matahari dari Timur ke Bart. Awalnya, kuncup itu menghadap ke atas, tetapi setalah bertambah besar, ia akan melengkung ke samping, dan saat berbunga tiba gerakannya akan berhenti. Daun pembalut yang melindungi kuncup mulai terbuka dan menyembullah daun mahkota bunga sebagai peringatan hari pertama bunga matahari. Ketika seluruh daun mahkota terbuka lebar, sang lebah madu adalah yang pertama mengetahui dan menengok kedatangannya.

Jejeran bunga matahari di tepi jalan pegunungan terlihat saling berbicara, dan angin akan menghembuskan aroma bunga yang harum, Setiap hari sedikit demi sedikit penampilan bunga matahari mengalami perubahan lingkaran berwarna coklat berangsur mendekat ke bagian tengah, dan lingkaran warna kuning melebar. Ukurannya menjadi dua kali semua kehadirannya, dan karena beratnya ia mulai terkulai kebawah. Di akhir musim panas, bunga matahari semakin mengantung ke bawah dan tumbuhlah sejumlah bijinya. Ratusan biji sedang berkembang dengan makanan yang diangkut melalui batang. Masaknya biji disertai dengan gugurnya helai bunga. Layunya bunga matahari menyisakan biji yang siap melahirkannya kembali.[a!]

sumber:
Insec and flower a Biological Partnership, John Brackenbury “How to Know the Wild Flowers, William Star Dana, Boston : HMC, 1989” A Biographial Dictionary of Artist, Sir Lawrence Gowing, Mcmillan London Limited, 1983” The New Encyclopedia Britannica, 1993”The World Book Encyclopedia Vol.18” Joel L. Swerdlow, Vincent van Gogh: Lullabi Un Color, Nation Geographic Vol 192, No. 4.p.110” Van Gogh & The Great of Nature. Hidetomo Oda, Bunga Matahari: Seri Misteri Alam, Jakarta: PT. Alex Media Komputindo, 1996

Leave a Reply

Close Menu