Petaka Cantik

1997_awal Oktober_Edisi 078_bahas:
Petaka Cantik

Di majalah The New York terbitan 21 Juli 1997, ada sebuah tulisan menarik tentang bagaimana usaha wanita-wanita di Amerika untuk menjadi cantik. Setiap hari, menurut majalah itu, payudara wanita-wanita Amerika menjadi semakin besar, dagu menggantung lebih indah, dan dahi semakin bebas kerutan. Apa yang jadi penyebab munculnya semua karunia itu? Bedah kosmetik adalah jawabannya.

Dalam rangka berjuang memperbaiki penampilan, di tahun 1996 saja dokter-dokter bedah kosmetik di Amerika menangani sekitar 3.350.000 kasus. Dari hasil bedah tersebut tercatat lebih dari 1,5 juta pon lemak berhasil dikeluarkan dari tubuh sekitar 300.000 pria dan wanita. Artinya, ada jutaan dolar dikeluarkan dari kantung warga Amerika untuk memperoleh sebuah “penampilan yang lebih baik.

Untuk mengejar mimpi serupawan model, berbagai ramuan pun diracik dari berbagai bahan dan dicobakan terlebih dahulu pada hewan-hewan sebelum dipasarkan. The Body Shop, sebuah perusahaan kosmetika dari Inggris yang sangat menentang percobaan pada hewan untuk keperluan kosmetika, memaparkan hasil temuan bahwa pada tahun 1994 saja, sekitat 3.500 ekor binatang di Inggris dan sekitar 20.000 binatang di Perancis dikorbankan untuk bahan percobaan produk dan bahan dasar kosmetika. Padahal, menurut perusahaan kosmetik yang saat ini memiliki 1522 toko di 18 negara ini,  percobaan terhadap hewan merupakan hal yang kejam dan sama sekali tidak diperlukan. Karena, alam menyimpan ribuan bahan alami yang aman untuk digunakan oleh manusia. Selain itu, berbagai uji alternative pun sudah dikembangkan sehingga tidak perlu ada lagi hewan yang harus dikorbankan.

Menjadi cantik, ternyata selalu menghasilkan hal yang juga “cantik”. Ada banyak korban berjatuhan ketika kita mengejar sebuah kecantikan. Tapi, tidak bisa dipungkiri, kecantikan melahirkan pula banyak keindahan, paling tidak ada banyak karya yang tercipta karena kehadiran sebuah kecantikan, seperti yang dialami penyair Theodore Roethke (1908-1963) setelah berjumpa dengan seorang wanita rupawan;

Sumber: The New Yorker, July 21, 1997
Againts Animal Testing, brosur, The Body Shop
Marwick, Arthur. Beuty in History, Themes & Hudson: 1988

Leave a Reply

Close Menu