Proses Pembuatan Bemo Ikon Jakarta Berlanjut

Minggu siang yang terik. Pak Iin terlihat sedang merapikan cat jingga yang baru disemprot pada sekujur badan Bemo Ikon Jakarta. Jingga, oranye, orange adalah warna Jakarta kata pak Kinong. Masih melanjutkan pembicaraaan di jalan Kimia beberapa waktu lalu, pak Sutino (Kinong), pak Asikin (Iin), dan para pengemudi bemo di trayek Karet Tengsin, berpatungan membangun sebuah Bemo Ikon Jakarta (BIJ).

Badan bemo itu terbuat dari lembaran besi baru yang dibentuk oleh kang Aeb selama dua bulan. Cengkorongan, komponen mekanik, dan badan BIJ akan dirapikan oleh pak Iin. Motor penggerak berupa dinamo listrik Direct Current (DC), controller rekomendasi dari mas Brilian dan Wahyu dari Bogi Power, Yogyakarta. Baterai sedang ‘dicari’ yang tepat untuk dapat menggerakkan BIJ minimal 30 kilometer sekali isi (charge).

Harapannya, kelompok kecil yang bersemangat ini dapat mengajukan BIJ dalam waktu dekat ke balai kota.

img_4725 img_4723 img_4730 img_4729 img_4728

Sedikit coretan yang akan diajukan ke pihak pemerintah provinsi DKI Jakarta adalah seperti berikut ini:

Tujuan

  1. Meremajakan bemo
  2. Menciptakan citra transportasi kota masa depan melalui Bemo yang dekat dengan publik, ramah lingkungan, kreatif dan berteknologi tinggi;
  3. Menciptakan ikon (simbol) Kota Jakarta;
  4. Mendorong masyarakat untuk bergotong royong membangun kota;
  5. Mendorong sinergi antar dinas: Dinas Pehubungan, Dinas Pariwisata dan Dewan Kesenian Jakarta;
  6. Bemo ada peninggalan bersejarah, sehingga dengannya Pemprov DKI Jakarta ikut melakukan kampanye menolak lupa.

Tahapan

  1. Pemprov DKI Jakarta mengadopsi Program Revitalisasi Bemo Jakarta sebagai cikal bakal adanya ikon transportasi kota Jakarta;
  2. Pemprov DKI Jakarta mefasilitasi pembentukan Koperasi Bemo Jakarta (KBJ);
  3. KBJ membangun sebuah purwarupa Bemo Ikon Jakarta (BIJ);
  4. KBJ melalui Uji Tipe dan memperoleh izin beroperasi di trayek yang ada sekarang + tempat wisata;
  5. KBJ memproduksi BIJ;
  6. Bemo lama diserahkan kepada koperasi;
  7. BIJ diserahkan kepada pemilik bemo lama.

Pendanaan

Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat mefasilitasi dalam bentuk dana untuk;

  1. Pembentukan Koperasi Bemo Jakarta (KBJ);
  2. Pembangunan sebuah purwarupa Bemo Ikon Jakarta (BIJ). Pembangunan purwarupa telah dimulai. sementara ini menggunakan dana urun dari pengemudi bemo dan warga kota;
  3. Proses Uji Tipe dan perizinan.

Koperasi Bemo Jakarta (KBJ) akan mengusahakan dana;

  1. Pencarian sponsor (BUMN, BUMD, Dinas Pariwisata, Swasta) yang akan digunakan untuk memproduksi BIJ, menyewa tempat penyimpanan dan pemeliharaan,
  2. Penghancuran bemo lama.

Ada pun ajuan susunan kepengurusan dan anggota Koperasi Bemo Jakarta (KBJ), adalah:

  1. Gubernur DKI Jakarta
  2. Kepala Dinas Perhubungan
  3. Kepala Dinas Pariwisata
  4. Kepala Dewan Kesenian Jakarta
  5. Pengemudi Bemo Jakarta, yang memiliki;
    • KTP DKI Jakarta
    • KK DKI Jakarta
    • Rekening di Bank DKI
    • BPJS Kesehatan
    • Kartu Jakarta Pintar

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *