Pasar seni

1995_pemula September_Edisi 028_jalan:
Pasar seni
Kohar ‘90

Disanalah tempat, dimana tidak ada lagi batas, pengkotak-kotakan, kelas, hirarki, dalam acara kesenian. Mulai dari seniman paling kondang, seniman jalanan, seniman akademis,, seniman otodidak, semuanya lebur dalam satu arena.

Pasar Seni ITB akan digelar kembali Bulan November, di sepanjang Jalan Ganesha, Bandung ! Sebuah acara akbar yang merupakan pasarnya para seniman dan masyarakat seni, baik tradisional maupun kontemporer. Suatu upaya periodik melebarkan eksklusivisme yang masih menjadi mitra khususnya dalam dunia kesenirupaan di Indonesia.

Pada awalnya, Pasar Seni ITB, tahun 1972, merupakan gagasan AD. Piroes dan But Mochtar, dengan tujuan memperkenalkan seni rupa yang dipelajari di perguruan tinggi, yang pada saat itu masih begitu asing di masyarakat, sekaligus merupakan penghubung antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui media seni rupa. Bentuknya adalah sebagaimana pasar, segala ada, rantai akan proses tawar-menawar, jual beli, maupun pameran karya seni yang semua adalah hasil kreatifitas para mahasiswa pengajar, dan alumni.

Tahun 1974, Pasar Seni ITB digelar untuk kedua kalinya, kali ini sebagai kelanjutan upaya sosialisasi karya seni yang lebih luas dengan harga pasar terjangkau masyarakat umum. (Dari kegiatan inilah timbul ide pembuatan Pasar Seni Jaya Ancol yang bersifat permanen Terealisasi tahun 1975).

Pada tahun 1976, pasar dengan konsep yang sama untuk ketiga kalinya digelar. Perbedaan dengan yang sebelumnya masyarakat di luar seni rupa, ITB ikut partisipasi.

Maksud dan tujuan pasar ini sebagi kegiatan Bienalle, tidak dapat terealisasi karena terjadinya pergolakan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Pada tahun 1983, Pasar Seni ITB keempat diadakan secara besar-besaram (dan sangat sukses) sebagaimana dari Lastrum VII Perguruan Seni seluruh Indonesia. Kali itu terdapat stand-stand penjualan dan pagelar musik yang melibatkan pihak luar perguruan tinggi dan lain-lain.

Pasar Seni kelima pada tahun 1985 merupakan puncak acara dari konggres Ikatan Alumni ITB, dan yang keenam pada tahun1992 disini, melibatkan partisipasi dari perguruan tinggi dan seperti ISI, Yogya, IKJ, Udayana, ASTI Bandung, dan lain-lain.

Dan akhirnya setelah perumusan konsep yang matang dan dengan mempercepat tenggang waktu, maka akan hadir Pasar Seni ITB ketujuh pada tanggal 26 November 1995.

Tema acara kali ini MIMPI !

Leave a Reply

Close Menu