Paguyuban Bemo Jakarta Bertemu dengan Sudinhub

Jumat, 9 September 2016 pertemuan berkala Paguyuban Bemo Jakarta dihadiri oleh Suku Dinas Perhubungan samping stasiun Kota. Menurut beberapa pemilik/pengemudi bemo, itu adalah kali pertama pemerintah mau ‘turun ke bawah’ berbincang saling tukar sudut pandang. Terima kasih kepada Ibu Regitta dan pak Verdiansyah dari Dinas Perhubungan yang dengan sigap membantu usaha para pengemudi bemo sejak pertemuan terdahulu.

Melanjutkan diskusi yang sebelumnya diadakan di kantor Dinas Perhubungan dan obrolan di Jalan Kimia, siang itu kedua pihak saling memberi masukan.

Inti obrolan jelas. Pemerintah DKI Jakarta akan meremajakan (menghapus) bemo dari Jakarta kurang dari tiga bulan dari hari ini, di akhir 2016. Para pengemudi bemo diharapkan oleh pemerintah untuk mengajukan solusi kendaraan pengganti yang dapat diwujudkan oleh adanya kerjasama dengan produsen kendaraan pengganti yang telah lolos Uji Tipe dan memiliki pihak penanggung dana yang diwakili oleh sebuah koperasi. Pihak pemilik dan pengemudi bemo memiliki banyak sekali pertanyaan, antara lain seperti apakah kendaraan pengganti bemo itu, sistem trayek saat ini akan tetap ada,  harganya berapa, garansi, cara pembayaran dan banyak lagi.

Dalam kurang dari tiga bulan ini, para pengemudi bersepakat untuk mengusahakan (mencari produsen atau membangunnya sediri) kendaraan pengganti bemo dengan kendaraan berbentuk dan berkapasitas seperti bemo yang ada sekarang, lolos Uji Tipe Kementrian Perhubungan, ramah lingkungan dan dapat menjadi ikon ibukota.

Siang itu banyak sekali yang dibicarakan. Banyak harapan di pertemuan itu. Mari kita lihat sejauh mana pemerintah kota mengadopsi kepentingan (sebagian) warganya.

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *