Pager !

1998_Juni_Edisi 091_bahas:
Pager !

Cikal bakal industri pager dimulai pada tahun 1921 – ketika Departemen Kepolisian Detroit , Amerika, memperkenalkan sistem radio yang bisa kontak langsung dengan unit-unit polisi di lapangan. Walaupun kemampuan kontaknya hanya satu arah, konsep radio pager ini telah digunakan oleh agen pemerintahan, departemen polisi dan militer amerika untuk menyampaikan pesan dari markas ke unit-unit yang sedang bergerak di lapangan. Dalam perkembangannya radio pager telah menerapkan layanan digital dimana pesan bisa disampaikan ke pager penerima.

Bentuk radio pager yang pertama mirip seperti Motorola’s pageboy keluaran tahun 1974, yang bentuknya masih sederhana tanpa layar. Baru di tahun 1980, layar pada radio pager mulai diperkenalkan berikut nada, angka, dan tulisan. Disamping itu kode-kode pager pun sudah ada aturan standarnya yang diterima secara Internasional oleh Post Office Code Standardisation Adcisoru group (POCSAG).

Sistem pager juga mengalami perkembangan dramatis. Teknologi Transmisi radio telah berkembang, seperti dikeluarkannya sistem multi transmisi dimana pesan bisa disampaikan dari beberapa transmisi pada saat yang bersamaan. Disamping itu penggunaan komputer pun semakin canggih, jika dulunya hanya sebuah sistem operator sederhana, maka kini seluruh proses kerjanya sudah memakai komputer.

NON-SELECTIVE OPERATOR-ASSISTED VOICE PAGING
Mulanya system kerja pager masih dibantu oleh operator di sentral. Operator menerima pesan dan lalu direkam. Setelah 15 menit, pesan ini disiarkan dan diterima oleh seluruh pelanggan pager. Ini berarti pelanggan harus menunggu dulu dan mendengarkan seluruh pesan yang disiarkan. Baru setelah itu mereka tahu apakah ada pesan atau tidak untuknya. Tentunya sistem ini membuang waktu, dan tidak menghargai privasi pesan.

Selective Operator-Assisted Paging
Kelemahan NON-SELECTIVE OPERATOR-ASSISTED VOICE PAGING diatasi dengan penggunaan alamat dan pesan kontrol. Setiap pager diberikan sebuah kode alamat dan pesan yang masuk langsung dikirimkan ke alamat kode.

Otomatis pager
Dengan otomatis pager, nomer telepon diberikan pada setiap pager, kemudian secara otomatis terminal pager menerima pesan dari pemanggil dan langsung menyiarkan pesan ke alamat kode.

Tone dan numeric pager
Semakin padatnya penggunaan pager, maka timbul masalah kecepatan pengiriman pesan. Dengan berkembangnya layar numeric pager di tahun 1980, nada sinyal diikuti oleh layar yang berisi nomer telepon pemanggil, hingga nantinya penerima bisa langsung mengontak nomor telepon yang tertera.

Alphanumeric pager
Alphanumeric pager menawarkan sebuah kemampuan untuk memperlihat huruf atau pesan angka yang masuk. Dan dalam perkembangannya muncul Indeographic pager yang bisa memperlihatkan berbagai tulisan seperti huruf cina, jepang, Thailand. Kemampuan ini dibantu oleh program komputer yang dipasang dalam pager.

Dari berbagai bentuk pager diatas, maka seluruh pager bisa dikategorikan dalam beberapa tipe, misalnya : tipe nada yang memberikan sinyal pada pelanggan-nada pelanggan lalu mengambil tindakan seperti mengontak nomor telepon yang sudah ditentukan. Keuntungannya dari tipe ini adalah mudah digunakan, memiliki kapasitas saluran yang besar, dan  dimanapun pelanggan berada bisa dijangkau melalui sinyal.

Selain itu ada tipe Numeric Display yang memberikan sinyal dan memperlihatkan pesan-pesan berupa angka, kemudian pelanggan bisa mengontak nomor telepon yang diperlihatkan lewat layar kecil. Keuntungannya, pesan yang masuk tidak akan mengganggu orang lain : dan pesan bisa ditangkap kendati lingkungan sedang bising; pesan bisa diperlihatkan dan disimpan ; minim kemungkinan untuk hilangnya pesan ; mengurangi rasa ragu, kesalahan, dan kebingungan.

Tipe yang kini bisa digunakan adalah Alphanumeric dan Indeograpic Display dimana setelah sinyal berbunyi, maka terdapat layar kecil untuk teks. Tipe ini tentunya akan mengirimkan pesan lebih akurat.

Ada pula tipe pager nada bunyi. Proses kerjanya sinyal berbunyi, lalu 10-20 detik kemudian terdengar suara pesan. Keuntungan dari tipe ini, pengirim pesan lebih mudah dan penerima bisa melacak suara pengirim. Disamping itu dengan adanya suara, maka bisa dirasakan jenis pesan darurat. Ada pula tipe pager yang bisa menyimpan pesan suara, sehingga pesan tidak begitu saja hilang, dan bisa didengarkan di waktu yang lain.

Sumber : Motorola, Inc. All Rights Reserved. Last update: June 5, 1996

Leave a Reply

Close Menu