meraup untung dari rasa takut

2001_Februari_Edisi 121_bahas:
meraup untung dari rasa takut
Rohman Yuliawan

Dunia gaib seperti hantu memang menyajikan sebuah misteri yang membangkitkan rasa ingin tahu sekaligus rasa takut manusia. Ketegangan-ketegangan berupa jantung berdegup kencang, aliran darah menderas, tubuh kaki, otot mengencang, bulu meroma meremang saat manusia merasa takut rupanya dapat dijadikan bisnis. Siapa sangka sosok hantu, seperti tuyul, vampir atau dracula akan menjadi sosok yang akrab, bahkan menghibur, sementara sebelumnya mereka adalah wujud yang membuat nyali ciut? Film-film yang memparodikan kehidupan makhluk halus, seperti film vampir versi China atau sinetron semacam Tuyul dan Mbak Yul atau Si Manis Jambatan Ancol kemudian kartun Casper dan Ghostbuster, telah memproduksi sosok-sosok pembuat rasa takut menjadi sosok lucu, baik dan tidak menakutkan dan sekaligus merekonstruksi pemaknaan kita pada kata “takut” atau menakutkan.

Tidak hanya lewat film, kisah-kisah tentang dunia gelap yang menggelitik syaraf-syaraf takut juga telah banyak ditulis. Kisah klasik Frankenstein karya Mary Shelley belakangan di filmkan juga menyajikan pengalaman seorang ilmuwan yang penuh horor mencekam. Pembaca novel horor Indonesia tentu mengenal Abdullah Harahap sebagai salah seorang pengarang cerita-cerita horor yang cukup produktif. Kisah-kisah pertemuan manusia dengan makhluk halus juga dimuat secara rutin dalam majalah berbahasa Jawa-Joko Lodhang dan Penyebar Semangat-dan memiliki penggemar yang tidak sedikit. Tema horor juga banyak diangkat lewat sandiwara-sandiwara radio yang sempat populer di daerah Jawa Tengah di tahun 1980-an. Akhir-akhir ini, kalangan menengah atas perkotaan, terutama di Jakarta mulai kerap ikut merayakan tradisi Hallowen yang dirayakan setiap tanggal 31 Oktober. Tradisi yang berakar pada ritual bangsa Celtic yang mempercayai bahwa pada hari itu Dewa Kematian melepaskan manusia, juga telah menjadi bagian dari industrialisasi rasa takut. Nah, Anda tinggal memilih media apa untuk memanjakan rasa takut anda……

Leave a Reply

Close Menu