Membangun koperasi, menyalurkan beasiswa

Seorang teman menitipkan sejumlah dana pada Program BioBemo untuk dialirkan secara sedap.

Sabtu 20 Juli 2013 kemarin, Bu Ati menyerahkan sebagian dana beasiswa kepada Ibu Diah, istri pak Kinong, untuk keperluan sekolah anak-anaknya, dengan perinciannya sebagai berikut;

A. Seragam SD 2 anak total belanja Rp 208.000, perincian:
1. Aldi: 2 celana (merah dan putih, 2 kemeja putih, 2 pasang kaos kaki
2. Masitoh: 2 rok (merah dan putih), 2 kemeja putih, 2 pasang kaos kaki.

B. Uang utk keperluan tas, buku tulis, sepatu dll. total Rp. 350.000 dengan perincian;
1. Aldi: Rp 150.000
2. Masitoh: Rp 100.000 (ditambah sebuah tas sekolah dari seorang teman bernama Ilma)
3. Najwa: Rp. 100.000 (untuk keperluan masuk PAUD)

Pengemudi bemo lain, pak Mamat, kabarnya punya keponakan yang yatim piatu, setelah tanya2,  mrk masih sekolah. Data kebutuhannya yg dituturkan nenek/tantenya adalah uang SPP anak tertua sebesar Rp 150.000 per bulan. Setelah berdiskusi, BioBemo akan memberi Rp. 100.000 per bulan, selama 6 bulan dulu. Dananya akan diberikan per bulan melalui pak Mamat, dimulai setelah lebaran. Dana ini akan diberikan dengan catatan laporan prestasi anak-anak terus diterima dan memunculkan ‘nilai-nilai’ baik. Dana ini masih ada di kas Rp. 1,470,000,-

Di sisi ‘perbengkelan’, tiga pengemudi bemo dibantu dengan ditalangi untuk membeli tromol dan as roda senilai total Rp 610,000,- Ketiga pengemudi itu akan mengembalikan dana talangan itu, Rp 10,000,- setiap hari kerjanya.

Biobemo dibelikan charger 25 Amper senilai Rp 3,500,000,- Charger ini diharapkan dapat memperpendek waktu penge-cas-an, harapannya, si pinki dapat kembali ‘narik’ dengan lebih cepat.

Terima kasih pak Arif Nurcahyo, bu Ati, dik Ilma, dan teman-teman semua..

Leave a Reply

Close Menu