Masak memasak

1996_akhir Desember _Edisi 059_santap:
Masak memasak

Memasak, tidak hanya sekedar cara membuat masakan. Dan masakan, tidak hanya sekedar makanan yang dimasak.

Cobe berbicara dengan Orang Perancis tentang masakan. Akan ada beribu-ribu kata keluar dari mulut mereka. Sebelumnya, mereka pasti akan bertanya, “Masakan apa yang akan kita bicarakan?”. Mereka merasa perlu bertanya, karena ada dua jenis masakan yang harus dibedakan, yaitu haute cuisine (masakan rumah) dan cuisine bourgeois (masakan mewah yang biasa disajikan oleh kelangan ningrat). Begitu pedulinya Orang Perancis terhadap masakan, sampai seorang ahli gastronomi yang begitu kondang di abad 19, Anthelme Brillat-Savarin, pernah berkata, “Beast feed; man eat; only the man of intellect knows how to eat.”

Pada mulanya manusia tidak pernah memasak makanannya, alias dimakan mentah-mentah. Baru setelah ditemukan teknik membuat api, manusia mulai mengenang masakan panggang. Akhirnya, setelah manusia berhasil membuat wadah tembikar (7.000 sampai 12.000 tahun lalu), teknologi masak-memasakpun mengalami kemajuan. Sejak itu, dikenallah istilah merebus , menggoreng dan mengukus masakan.

Kalau pada awalnya masakan adalah sekedar kebutuhan untuk bertahan hidup, pada perkembangan selanjutanya, urusan pengisi perut ini menjadi lebih rumit. Manusia mulai memperhatikan rasa dan kualitas masakan yang masuk ke mulut. Sejak abad 12 SM, kalangan bangsawan Mesir telah mengena sekitar 40 jenis roti dan kue. Namun, untuk urusan memanjakan perut, Orang Roma pada masa lalu mungkin dapat disebut yang paling royal (dalam cerita Asterix pun, Orang Roma sering digambarkan tengah berpesta-pora dengan makanan yang melimpah ruah). Bahkan ada ungkapan bahwa tidak akan ada masakan yang lebih mahal dan eksotis dibanding masakan para bangsawan Roma. Dalam menu mereka, tidak hanya terdapat masakan yang dibuat dari kerang yang harus didatangkan dari Inggris atau burung unta yang diimpor dari Afrika Utara, tapi juga masakan yang dibuat dari lidah burung flamingo!

(*Cooking* Microsoft Encarta 96 Ecyclopedia)

Leave a Reply

Close Menu