Mannequin

1997_akhir Januari_Edisi 061_bahas:
Mannequin

Mannequin berasal dari Bahasa Belanda “mannekijn” yang berarti replica / tiruan manusia. Kata “mannekijn” sendiri berarti ukuran yang lebih kecil dari aslinya (kerdil), yang perkembangan selanjutnya berubah menjadi model. Akhirnya kata ini berubah menjadi “manikin”. Kalau kemudian ditulis dalam kamus keluaran1730 sebagai “mannequin” itu adalah hasil adopsi istilah Perancis. Dalam Bahasa Indonesia kemudian menjadi maneken.

Pada awalnya maneken berarti model (boneka) tempat perancang memajang pakain hasil rancangan mereka. Maneken sendiri dalam bahasa Perancis berasal dari kata “manner”, yang berarti kegiatan memajang rancangan baru pada model. Namun meneken kemudian berkembang fungsinya sebagai model ukur dalam merancang pakaian. Hal ini terjadi setelah ditemukannya patung oleh Alexis Lavigne, penjahir Ratu Eugnenie, yang pada tahun 1841 mendirikan sekolah mode ESMOD. Sejak saat itulah patung dada banyak dipakai perancang dan siswa sekolah mode untuk model pembuatan pakaian.

Maneken dari waktu ke waktu
Bila melihat fungsinya sebagai alat peraga pakaian, maka maneken dapat dikatakan telah lahir sejak abad 14. Namun saat itu yang digunakan adalah boneka. Perancang mengenakan contoh rancangannya pada boneka, kemudian mengirimkannya pada raja atau pelanggan. Jadi yang dikirim adalah pakaian beserta bonekanya! (pada waktu itu belum dikenal adanya katalog)

Bentuk dan ukuran maneken juga dipengaruhi oleh tuntutan mode. Abad 17 hingga 19 ketika mode menuntut wanita kelihatan ekstra ramping, maneken dibuat dengan bahu yang sangat lebar, pinggang yang sangat ramping, dan rendah. Waktu itu maneken masih berupa jalinan kawat dengan rangka kayu tanpa kepala, tangan, dan kaki. Rangka ini dibuat dengan pertimbangan dapat dengan mudah disesuaikan dengan ukuran baju dan mode saat itu. Rangka maneken ini dibuat dengan ukuran paling kecil, biasanya 32 (ini merupakan ukuran dada dalam inchi). Rangka tersebut kemudian dilapisi dengan kapas, tissu, busa, gulungan koran, atau kertas gelombang yang besarnya/banyaknya disesuaikan dengan (ukuran) baju yang akan dikenakan. Bila ternyata baju tersebut memerlukan tangan maka akan ditambahkan stocking yang diisi kapas. Selain itu tinggi maneken pun disesuaikan dengan panjang pakaian.

Kalau sebelumnya maneken dibuat tanpa kepada pada abad 19 maneken mulai dibuat dengan kepala. Awalnya kepala tersebut hanya berupa rangka kawat, kemudian dibuat dari keramik Cina yang wajah dan rambutnya hanya dilukis.

Seiring dengan perjalanan waktu dan perkembangan teknologi, materi pembuat maneken pun turut mengalami perubahan. Maneken yang dulunya dibuat dengan kayu, rangka besi, dilapisi busa atau papier mache. Kemudian dibuat dari karet, plastik, vinyl, bahkan fiber glass. Malah maneken modern dibuat dengan anggota badan yang dapat digerakkan.

Maneken Hidup
Kalau kemudian maneken bisa juga berarti peragawati ini adalah hasil kreasi Charles Frederic Worth. Ia adalah orang Inggris yang merubah industry pakaian Perancis, dengan mendirikan usaha pakaian jadi pertama pada tahun 1850. House of Woth menjadi rumah mode pertama yang menawarkan pelayanan mulai dari perancangan, pembuatan, peragaan sampai penjualan pakaian. Worth pula yang pertama kali menggunakan peragawati untuk peraga pakaiannya. Saat itu ia meminta istrinya, Mine Worth, untuk mengenakan dan belenggak-lenggok memperagakan pakaian rancangannya. Paris dibuat tercegang melihat peragaan busana tersebut.

Tahu/tidak?

  • Patung dada yang digunakan ESMOD saat ini dibuat berdasarkan ukuran Annette Golstein, salah seorang penerus Alexis Lavigne (penemu patung dada dan pendiri sekolah model ESMOD).
  • Ada dua ukuran standard untuk maneken, yaitu ukuran versi Eropa dan Jepang. Ukuran Eropa antara lain digunakan ESMOD, sedangkan ukuran Jepang dipakai Sekolah Mode Susan Budihardjo.

Sumber:

  • Dictionary of custume, R. Turner Wilcox, Charles Scribner’s Sons, New York, 1969. Pictoral Guide and Glossary, Doreem Yarwod, Lutherworth Press 1980. The American Heritage, Dictionary of the English Language, Third Edition, 1992, Houghton Mifflin Company
  • Grolier Encyclopedia, 1996. Microsoft Bookshelf, 1996. A Handbook of Costume, Janer Arnold. Macmillan London Limited, 1992

Leave a Reply

Close Menu