kenali BAN mobil anda !

1997_akhir Januari_Edisi 061_peduli:
kenali BAN mobil anda !

Saat ini, bergaya dengan mobil tidak terbatas hanya mengandalkan pilihan velg dan stir, karena yang namanya ban pun dapat mengangkat gengsi pengendara mobil. Tidak jarang di jalanan mulus sekalipun kita lihat mobil-mobil dengan ban khusus offroad berseliweran. Entah untuk berjaga-jaga agar dapat nyaman berkendaraan di jalanan yang sering kali rusak berat, meskipun di dalam kota, atau memang hanya sekedar untuk bergaya.

Lepas dari tujuan kenyamanan atau gengsi, yang pasti ban merupakan komponen penting bagi setiap mobil. Namun, apakah setiap pengendara sudah mengenal dengan baik ban mobil yang mereka pakai?

Perlu diakui, karena alasan yang subyektif, ban mobil nampaknya belum menjadi komponen yang diperhitungkan di catwalk dunia otomotif. Tidak seperti betuk tubuh mobil, velg, atau stir yang selalu dipublikasikan dengan gencar setiap kali menampilkan rancangan baru, informasi mengenai ban mobil pada umumnya hanya dikaitkan dengan keamanan berkendaraan. Akhirnya, gambaran mengenai ban mobil sering kali terbatas hanya pada bentuk kue donat berwarna hitam, ragam kembangi dan ukurannya saja. Karena itu, wajar saja bila tidak setiap orang mamahami tulisan yang tertera di setiap ban mobil yang mereka beli atau pakai, selain hanya sekedar merek.

Di rubrik ini terdapat beberapa informasi singkat yang dapat menjadikan Anda lebih mengenal ban mobil yang akan atau sudah Anda pakai.

DOT serial number (Nomor Seri): Mencantumkan, pabrik dan waktu pembuatan ban.

Load Index (Indeks Beban Maksimum): Mencantumkan angka beban maksimum yang dapat ditanggung dalam kecepatan maksimum (dalam bentuk kode yang sangat singkat).

Maximum Load (Beban Maksimum): Keterangan yang lebih rinci mengenai beban maksimum yang dapat ditanggung oleh masing-masing ban mobil. Bila beban maksimum dikali empat, maka akan diketahui jumlah beban yang dapat ditanggung oleh keempat buah ban mobil. Jumlah beban tersebut pada umumnya berbeda dengan berat yang disarankan berdasarkan kemampuan daya dukung chassis mobil. Jangan memakai ban yang tidak sesuai dengan kapasitas berat kendaraan yang disarankan.

Maximum Air Pressure (Tekanan Udara Maksimum): Mencantumkan tekanan udara maksimum yang diijinkan untuk setiap ban.

Speed Rating (Peringkat Kecepatan Maksimum): Peringkat H berarti kecepatan maksimum sekitar 130 mph. Peringkat W dan Y berarti sekitar 168 mph dan 186 mph. Sedangkan peringkat Z berarti kecepatan masksimum di atas 149 mph.

Tire Size (Ukuran Ban): Ukuran ban bisa dicantumkan dengan kode misalnya, P205/60R15. Huruf pertama pakan kode untuk passanger (P), light truck (LT), atau temporary spare (T). Tiga angka terluar berikutnya (205) berarti lebar ban dari sisi ban terluar dalam milimeter. Dua angka berikutnya (60) adalah ketinggian (profile) ban. Kode r menyatakan bahwa ban tersebut adalah radial. Sedangkan dua angka terakhir (15) menyatakan diameter ban.

Temperature Index (Indeks Suhu):
Ketahanan ban dalam panas tertentu yang dikategorikan dalamA, B, dan C (dari suhu tertinggi sampai suhu terendah). Kode A berarti ban tersebut dapat bertahan dalam kecepatan 115 mph selama ½ jam tanpa henti.

Traction Index (Indeks Daya Cengkram):
Standar daya cengkram ban pada saat berhenti di jalan yang basah. Ditunjukkan dalam kode A, B, dan C. Kode A merupakan kode daya cengkram terbaik. Namun demikian, pemilihan ban disarankan untuk tidak terlalu berpatokan pada standar ini.

Tread-wear Index (Indeks Kapasitas Pemakaian):
Kebanyakan ban mencantumkan indeks 360, yang berarti jaminan bagi pemakaian hingga 40.000 mil.

Nah apakah Anda pernah memeriksa ban mobil Anda berdasarkan standar yang tercantum di atas? Bila tidak, ada baiknya mulai mengenali lebih baik ban Mobil Anda.

Disadur dari Motor, January 1997 dan Motor Trend, October 1995.

Leave a Reply

Close Menu