Kancing

1996_mula September_Edisi 052_gaya:
Kancing

Kancing telah digunakan manusia sejak jaman prasejarah, dibuktikan dengan ditemukannya kancing yang terbuat dari emas pada mumi yang ditemukan di Mesir dan Yunani

Abad ke-19 kancing mulai menjadi bagian dari industry mode, pembuatannya mulai dilakukan dengan mesin. Pada saat itu, kancing sudah dibuat dari berbagai materi seperti kerang, mutiara, kuningan, emas,perak, tanduk, porcelain, kaca juga papier-mache. Motifnya bisa berupa mozaik, lukisan, sulaman, potret, atau kadang dihiasi permata bahkan berlian. Bentuk yang pada awalnya bulat, kemudian bervariasi menjadi kotak, persegi, bentuk buah, bunga, hewan, dsb.

Tahun 1920, ketika Art Deco mulai berkembang, kancing juga dibuat dari kayu, gabus, bahkan plastik sinsteis, dengan motif dominan geometrs.

Penghasil kancing plastik terbesar di dunia adalah daerah Oiaotou, Cina, yag memproduksi lebih dari 12 juta kancing per tahun. Kalau satu baju memakai 5 buah kancing, berarti ada 2,4 juta helai baju yang “didandani” oleh daerah ini dalam setahun.

Tahu/ Tidak ?
Jean-Felix Bapterose, pengusaha kancing terkenal Prancis, dicurigai telah mencuri rahsia pembuatan kancing porselen ketika bekerja di Inggris. Perusahaannya mendominasi pasar kancing (dari porselin) di Perancis sejak 1850 hingga awal abad 20.

Leave a Reply

Close Menu