Jeans ?

1998_November_Edisi 096_selip:
Jeans ?

  • Darimana datangnya jeans? Penelitian menunjukkan bahwa kain jeans adalah campuran antara katun dengan wool atau linen. Kain berasal dari Genoa, Italia yang dilafalkan dengan jeans. Konon kain ini sering dipakai para pelaut Genoa dan sangat populer serta diimpor ke Inggris dalam jumlah banyak di abad 16. Mulai abad 18, kain jeans mulai dibuat dengan bahan katun dan kerap dikenakan khusus untuk pakaian pria.
  • Rata-rata hanya 12 persen dari harga jual garmen seperti jeans yang masuk ke kantong para buruhnya. Dan lebih dari separuhnya, [5%] menjadi keuntungan penjual.
  • Jeans denim terbuat katun serat paling populer di dunia. Pohon katun ditanam pada lahan seluas 45 juta hektar dan mengkonsumsi 25% pestisida yang dipasarkan seluruh dunia. Diperkirakan dari satu juta kasus keracunan pestisida dan 20.000 kematian dalam setahun akibat pestisida yang dikonsumsi katun.
  • Hampir semua jenis jeans dijahit di ratusan ribu “sweat shop” dan rumah-rumah pribadi dengan gaji rendah.
  • Selama tahun 1980-an, permintaan jeans mengalami kenaikan rata-rata 10%. Angka ini sudah membuat penjualan LEVI’S® melonjak hingga 800%. Memasuki tahun 1990, permintaan cenderung tetap atau malah jatuh hingga 3% di tahun 1997.
  • Di tahun 1970, Australia membeli 3,5 juta potong jeans dan 1,2 juta stel pakaian pria. Lebih dari 20 tahun kemudian angka penjualan jeans berlipat tiga, sementara setelan pria merosot hingga sampai separohnya. Permintaan jeans di Australia mencapai puncaknya di awal tahun 1980-an yaitu sebanyak 28 juta potong per tahun. Di tahun 1996 penjualan menurun menjadi 10 juta potong per tahun. Sementara itu di Amerika setiap orang memiliki rata-rata 7 potong jeans pantas pakai.
  • Beberapa tahun silam, seorang reporter majalah Time mewawancarai sejarawan Amerika dan bertanya tentang apa yang dapat menyatukan Amerika. Ia menjawab : “Denim”, Namun sebenarnya dari manakah asalnya denim? Kebanyakan buku menyebutkan bahwa denim berasal dari kata dalam bahasa perancis “serge de nimes” atau kain serge. Kain ini sangat kuat terbuat dari tenunan wool yang berasal dari Nimes, Perancis dan menjadi dalam bahasa Inggris disebut denim. Pascale Gorguet-Ballesteros, seorang sejarawan dari Musee de la mode et du costume di Paris telah melakukan penelitian yang mengungkapkan bahwa kain bernama serge de nimes telah dikenal di Perancis sebelum abad 17. Saat itu kain ini dikenal dengan nama Nim yang terbuat dari bahan wol.

Leave a Reply

Close Menu