Etnografi + Fotografi = Etnofotografi

1996_mula November _Edisi 056_bahas:
Etnografi + Fotografi = Etnofotografi

Etnofotografi adalah teknik foto digunakan antropolog untuk menjelaskan proses kehidupan suatu masyarakat di tempat tertentu. Dalam studi etnofotografi, diterlusuri proses kehidupan suatu masyarakat dengan data yang bisa dipertanggungjawabkan. Untuk menjelaskan proses tersebut, berbagai aktivitas masyarakat perlu direkam sebagi data yang akurat. Ketika indera kita tidak dapat merekam seluruh peristiwa sehari-hari, fotografi adalah salah satu cara untuk mendapatkan momen-momen detil.

Bagaimana etnofotografi dilakukan:
1. Lakukan observasi atau pengamatan di konteks ruang tertentu. Misalnya apa yang ada dan terjadi di sebuah pasar.
2. Tentukan topik. Misalnya tentang penjual sayuran di pasar.
3. Mulailah mengambil foto
4. Pelajari hasil foto dan buat penjelasan berdasarkan catatan lapangan. Dari tahapan seperti itu, Anda dapat menjelaskan serangkaian penjual sayuran, misalnya komunitas dalam bentuk rangkaian gambar. Dari hasil “berburu” tentang penjual sayuran, misalnya kita bisa memberikan gambaran bahwa kebanyakan penjual sayuran adalah wanita. Mereka mulai berjualan pada dini hari, dan seterunya.

Sumber: Laporan Pameran Etnografi 1993, oleh Keluarga Mahasiswa Antropologi, UGM Jogjakarta

Leave a Reply

Close Menu