Ekoturisme

1996_akhie Agustus_Edisi 051_wisata:
Ekoturisme

  • Ekoturisme atau kadang disebut “perjalanan yang bertanggung jawab” adalah salah satu konsep wisata yang memperhatikan kelangsungan hidup ekosistim sekitar juga memelihara atau meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat.
  • Konsep wisata ini merupakan perpaduan dari berbagai minat yang tumbuh dari keprihatinan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Konsep ini diharapkan bisa membiayai pelestarian daerah wisata tersebut selain juga memberi kesempatan kepada penduduk setempat untuk ikut berperan serta dalam perlaksanaan wisata di daerahnya.
  • Ekoturisme secara tidak langsung berperan dalam konservasi dan pembangunan serta mencegah dalam pelaksanaan wisata di daerahnya.
  • Ekoturisme secara tidak langsung berperan dalam konservasi dan pembangunan serta mencegah dampak negatifnya terhadap ekologi, kebudayaan dan keindahan.
  • Ekoturisme banyak membantu negara-negara berkembang dalam menyumbang pendapatan negara. Kenya mendapatkan $ 500 juta dollar pertahun, yang berarti 10% dari GNP-nya. Costa Rica mendapat $ 336 juta dalam pajak wisatawan yang menyumbang pertumbuhan 25% dalam penghasilan selama tiga tahun terdahulu. Pariwisata dengan basis-basis alam merupakan mesin penggerak bagi banyak ekonomi pulau tropis di Karibia, lautan Pasifik dan Hindia. Ekoturisme juga yang telah memasukkan Rawanda dan Belize sebagai negara yang dikenal dunia internasional.

Ada beberapa pedoman yang dapat dilakukan oleh para wisatawan:

  1. Tentukan pilihan yang tepat sebelum melakukan perjalanan. Pilih biro perjalanan yang menjalankan bisnisnya dengan perhatian lingkungan. Pelajari undang-undang maupun peraturan-peraturan daerah yang akan dikunjungi.
  2. Jangan tinggalkan jejak, masukkan semua apa yang telah dikeluarkan. Kalan meninggalkan apapun, sampah, kotoran manusia, makanan sisa, juga punting rokok. Buang sampah pada tempat yang telah disediakan.
  3. Gunakan energy,a ir dan sumber daya lainnya seefisien mungkin. Partisipasi dalam program daurulang. Gunakan sabun atau deterjen yang dapat diurai dan gunakan jauh dari sumber air alami.
  4. Lakukan perjalanan dengan kekuatan fisik anda. Sedapat mungkin berjalan kaki, bersepeda, naik perahu atau menggunakan sarana trasnportasi setempat.

(Ekoturisme, Petunjuk untuk Perencana dan Pengelola, Kreg Lindbreg & Donald E. Hawkins (ed), The Ecotourism Society)

Leave a Reply

Close Menu