Demam Lama

1997_awal Oktober_Edisi 078_nuansa:
Demam Lama

Seorang kawan kehilangan kepercayaan diri yang amat sangat akhir-akhir ini. Pemicunya adalah pemikirannya yang ia rasakan tidak lagi berkembang. Setiap hari, setiap saat hanya masalah itu-itu saja yang dikerjakan dengan sumber yang juga sebatas itu-itu saja.

“Saya membaca, tapi tidak pernah benar-benar mencerna. Saya berpikir, tapi tidak pernah mengasah otak. Saya semakin tumpul. Saya semakin bodoh”…kira-kira seperti itu umpatannya seharian.

Akibat “penyakitnya” itu, kawan kami jadi merasa sering demam. Tapi, tidak ada obat penurun panas yang cukup ampuh untuk menyembuhkannya. Ia juga semakin mudah tersinggung. Tapi, tidak ada yang cukup pandai untuk meneduhkan hatinya.

Seorang kawan sedang kehilangan sesuatu yang jadi kebanggaannya…tapi sepeti kita tahu: life goes on!

(Meski sudah sering menderita demam sejak tiga tahun yang lalu, ia tetap di samping kami)

Salam!

Leave a Reply

Close Menu