Dari Belakang Layar

2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita:
Dari Belakang Layar
Rohman Yuliawan

Paskibroto (Kisah Seorang Tukang Sapu), Bengkel Pantomim 05 Oktober (Kedai Kebun), 09 Oktober (Auditorium Sadhar), 10 Oktober (Gelanggang Mhs UGM) dan di 2 tempat di Jakarta (menyusul).

Pementasan yang didukung tujuh pantomim ini mencoba memotret ihwal carut marut kehidupan bangsa Indonesia tentang tarik ulur aneka kepentingan dan kegamangan masyarakat akan masa depan bangsa. Naskah Paskibroto awalnya digagas untuk dipentaskan pada hari kemerdekaan di bulan Agustus dengan semangat menyentil aktifitas Paskibraka, namun karena kendala teknis, baru pada bulan ini Paskibroto dapat diusung ke atas pentas.

KemunculanBengkel Pantomim makin memperlebar lingkaran komunitas pantomim di Yogyakarta, meski pembentukannya tak lepas dari faktor kebetulan. “Awalnya ada beberapa teman penyuka pantomim yang kebingungan mencari komunitas. Dua wadah yang ada, RMC dan GAPY (Gabungan Aktor Pantomim Yogyakarta) untuk sementara belum merekrut anggota baru, sedangkan teman-teman ini ngebet untuk berpantomim,” tutur Broto. Akhirnya mereka menggagas Bengkel Pantomim sebagai ruang baru untuk berproses para pantomimer muda Yogyakarta dan Paskibroto adalah karya pertama mereka.

Leave a Reply

Close Menu