Oom Otok-otok Oom

Enrico Halim Mainan kapal otok-otok adalah sebuah benda yang sudah sejak lama berada di kebudayaan populer Indonesia. Mainan ini adalah sebuah contoh komoditi yang memiliki nilai guna maupun estetika yang rendah, namun (pernah) dekat dengan masyarakat Indonesia. Mainan kapal otok-otok dapat dianggap kitsch. Sesuatu yang ada hanya untuk memuaskan naluri kesenangan semata. Kesenangan memang adalah …

Pada Mulanya Otok-Otok

Heru Joni Putra Tahun 1983, penyair Sapardi Djoko Damono (SDD) menerbitkan sebuah buku puisi berjudul “Perahu Kertas”. Sampai sekarang, berpuluh-tahun kemudian, buku itu tetap menjadi bacaan wajib para pecinta puisi di Indonesia. Puisi yang menjadi judul buku itu, bagi saya, adalah salah satu puisi terbaik yang pernah ditulis SDD. Berikut saya salin seutuhnya: Perahu Kertas …

Enrico dan Kapal Otok-Otok

Sonya SondakhSekolah Pascasarjana IKJ Saya bertemu langsung dengan seorang Enrico Halim ketika ia harus mengikuti wawancara dalam rangka seleksi mahasiswa baru Angkatan 11 di Sekolah Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tahun 2016. Sebelumnya kami sudah beberapa kali bekerja sama dalam relasi pemberi dan penerima pekerjaan terjemahan. Saya yang menjadi penerima pekerjaan itu. Saya tidak pernah …

Pameran Otok-otok

Sapardi Djoko Damono Sebermula adalah sebuah mainan anak-anak yang dikenal sebagai otok-otok, perahu kecil dari kaleng atau metal yang biasanya dilayarkan di sebuah baskom besar berisi air. Dari mainan anak-anak yang namanya berupa onomatope itulah Enrico Halim mulai mengembangkan pikirannya untuk meneliti seluk- beluk yang berkaitan dengan jenis-jenis bentuk, pembuatan, pemasaran, dan ekonomi keluarga pembuatnya. …

Otok-Otok dan Bermain

Siaran Pers Meruwat Pikiran Dengan Kesederhanaan Depok, 7 Februari 2019 – Dikenal sebagai desainer, Enrico Halim tahun ini menggelar pameran tunggalnya di galerikertas. Ia menjadi seniman berpengalaman pertama yang membuka pameran di galerikertas di tahun 2019. Diberi judul, “Oom Otok-Otok Oom” Enrico Halim akan menampilkan mainan kapal otok-otok sebagai sebuah benda yang sudah popular di …

Otok-otok Enrico

Hari ini kapal otok-otok dari kaleng yang menjadi pemantik bagi kerja Enrico Halim masih eksis. Tentu bukan di mall. Di pasar tradisional anak-anak masih berjongkok, memperhatikan kapal-kapalan ini berputar-putar dalam semesta ember. Ya, dia berbunyi “otok-otok”, dan anak-anak yang sebenarnyalah tidak peduli mainan menarik itu harganya berapa akan sangat menyukainya. Mainan itu sungguh kreatif bukan …

Garis-garis di dalam Galeri

Rifky Effendy, atau yang dikenal dengan panggilan Goro, dulunya adalah seorang pembuat keramik di studio Bata Merah, kini adalah satu dari dua kurator pameran Amok Tanah Jawa yang akan dibuka di Langgeng Art Foundation di sore hari itu. Ia melambaikan tangannya menyambut kedatangan saya. Sambil tetap berdiri di samping meja penerimaan dan menyodorkan tangan untuk …

Jawilan Hari Raya Seni

Acara pembukaan perhelatan ArtJog 10 itu terkesan biasa saja. Sebuah performance art yang diselenggarakan sehabis magrib dengan latarbelakang gedung putih Museum Nasional Yogyakarta. Pementasan itu diiringi gesekan biola, dan petikan harpa. Karya instalasi berjudul Floating Eyes karya Wedhar Riyadi, berupa tumpukan bola-bola mata berukuran besar dan berwarna warni, berdiri tinggi di beberapa kolam di sekitar …

Gejala Universal yang Indah

Sebuah kritik sosial dalam bentuk karya seni rupa dipaparkan dengan sangat baik oleh Setu Legi dan kawan-kawan melalui karya berjudul Universal Syndrome. Bagi saya, karya ini secara jelas menggambarkan situasi masa kini, di mana kelembutan alam semesta secara nyata berdampingan dengan berbagai perusakan yang dibuat oleh manusia dengan alasan membangun kehidupan. Ini bukan soal gejala …