Ajakan untuk Berbeda + Merdeka 200%

Berikut ini adalah tulisan dari Andy Yentriyani, Ketua SubKomisi Partisipasi Masyarakat, Komisi Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang merupakan satu dari banyak hal yang dapat dijadikan landasan untuk berbuat sesuatu bersama.

Mulai dari sekarang, dan diharapkan bergulir terus, apapun yang kita lakukan demi diterimanya pluralisme dengan lebih baik di negeri ini akan sangat bermanfaat.

Beragam kegiatan, seperti penempelan poster, pembuatan mural, dan aktifitas pendorong pluralisme diharapkan dapat dilakukan secara mandiri dan kolaborasi. Pada hari peringatan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2012 mendatang, akan dilakukan ‘sesuatu’ di Galeri Nasional, Jakarta dan di kantung-kantung budaya di banyak daerah sebagai ‘puncak kecil’ yang menandai kegiatan bersama ini.

Mari kawan, kita lakukan sesuatu. Apapun itu demi Bhinneka Tunggal Ika.

Aikon

*

Tanpa Bhinneka, Tak Mungkin Indonesia

Delapan puluh empat tahun yang lalu, pada 28 Oktober 1928, anak-anak muda dengan latar belakang yang beragam bersama-sama menyatakan diri sebagai satu kesatuan Indonesia dengan menghormati perbedaan-perbedaan yang ada. Peristiwa yang dikenali dengan Sumpah Pemuda inilah yang menjadi tonggak cikal bakal negara bangsa Indonesia, yang diproklamirkan kemerdekaannya 17 tahun kemudian.

Hari ini, identitas bangsa Indonesia yang berangkat pada penghormatan atas kebhinnekaan masyarakat Indonesia justru di ujung tanduk. Beberapa indikasinya adalah:

(more…)

Continue Reading
  • 1
  • 2
Close Menu