Category: 2001 10 Edisi 129

  • Lebih dari sekedar sampah

    2001_Oktober_Edisi 129_Lintas: Lebih dari sekedar sampah Tidak banyak orang yang mau bergelut degan sampah. Apalagi menjadikannya sebagai sandaran hidup. Namun tidak demikian halnya dengan Selamet Hadi. Bapak berputra tujuh ini menjadikan sampah sebagai tumpuan akhir perjalanan hidupnya setelah gagal di berbagai usaha. Tahun 1969, Slamet Hadi yang waktu itu bekerja sebagai buruh bangunan menjadi pengangguran. […]

  • Menakar Akustik Gedung Pertunjukan

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Menakar Akustik Gedung Pertunjukan Rohman Yuliawan/Nila/Joni Faizal Percayalah Anda bahwa sampai saat ini Gedung Kesenian Jakarta merupakan bangunan dengan rancangan akustik terbaik di antara gedung-gedung kesenian yang ada di Jakarta? Paling tidak demikian menurut penilaian Totom Susilo Kodrat, perancang sekaligus konsultan akustik beberapa studio rekaman dan gedung kesenian di Jakarta. Menurut Totom, […]

  • Interaction IV

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Interaction IV Rohman Yuliawan Festival Tari Kontemporer Asia, Auditorium PPG Kesenian, 17-22 Oktober 2001. Interaction telah memasuki gelaran yang keempat, diproyeksikan sebagai wadah unjuk ekspresi gerak dan interaksi antar budaya yang dipergelarkan secara tahunan. Ruang ini telah dirintis sejak tahun 1998 sebagai respon lanjutan dari pertukaran ide antara beberapa koreografer Asia saat […]

  • Maks

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Maks Rohman Yuliawan. The Other Face Of Humanity, Pameran Topeng Internasional, Museum Sono Budoyo. Lebih dari sekedar penutup muka, topeng adalah juga sebentuk pengucapan kultural dan spiritual dari berbagai kebudayaan. Makna-makna simbolis pun menyungkupi topeng dengan setiap lekuk, ragam hias dan warna yang demikian kaya dan beragam. Membicarakan topeng berarti juga membicarakan […]

  • Begadang 3

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Begadang 3 Rohman Yuliawan Pameran Seni Rupa Samuel Indratma, Galeri Lontar, 18 Oktober 2001 Samuel Indratma, seorang rekan kami di Yogyakarta, mungkin layak dijuluki “perupa kertas kardus”. Pasalnya illustrator [aikon!] ini banyak memanfaatkan media kertas kardus yang dipertajam karakternya dengan pewarnaan dan cara pemotongan tertentu. Tak hanya karyanya, proses pameran tunggal inipun […]

  • Dari Belakang Layar

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Dari Belakang Layar Rohman Yuliawan Paskibroto (Kisah Seorang Tukang Sapu), Bengkel Pantomim 05 Oktober (Kedai Kebun), 09 Oktober (Auditorium Sadhar), 10 Oktober (Gelanggang Mhs UGM) dan di 2 tempat di Jakarta (menyusul). Pementasan yang didukung tujuh pantomim ini mencoba memotret ihwal carut marut kehidupan bangsa Indonesia tentang tarik ulur aneka kepentingan dan […]

  • Lokakarya Manajemen Organisasi Budaya (MOB) XVI Bagi Organisasi Seni di Wilayah Pantura-Jateng

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Lokakarya Manajemen Organisasi Budaya (MOB) XVI Bagi Organisasi Seni di Wilayah Pantura-Jateng Rohman Yuliawan Bagi Anda pemimpin, pengelola maupun pemilik kelompok seni di wilayah Pantura Jateng—yang meliputi Pekalongan, Tegal, Indramayu, Cirebon dan lain-lain, juga Purwokerto, Wonosobo dan Banyumas-ada kesempatan untuk ikut lokakarya Managemen Organisasi Budaya (MOB) XVI yang akan diadakan di Semarang […]

  • Mural-mural Farhan di Bandung Art Event (BAE) 2001

    2001_Oktober_Edisi 129_Sekitar Kita: Mural-mural Farhan di Bandung Art Event (BAE) 2001 Rohman Yuliawan Farhan Sigarlaki, yang sering dijuluki “pelukis tong sampah” ini, barangkali lebih beruntung dibanding rekan seniman lainnya. Jika mural-mural seniman lain langsung kena gasak Walikota DKI, mural Farhan mungkin sedikit dari sisa-sisa JakArt lalu yang kini masih dapat kita nikmati. Mural yang dikerjakan […]

  • Sulitnya merawat karya kertas

    2001_Oktober_Edisi 129_Nuansa: Sulitnya merawat karya kertas Rohman Yuliawan/Nila/Joni Faizal Koleksi kertas-baik itu sebagai arsip sejarah atau karya seni merupakan koleksi yang sangat rentan terhadap kerusakan. Itu juga barangkali yang menyebabkan tidak banyak kolektor mau menyimpan karya seni dari kertas dibanding media lain yang lebih mudah merawatnya. Kertas pada dasarnya memang merupakan media yang rapuh. Lembaran […]

  • Kertas dan diskriminasi dalam seni rupa

    2001_Oktober_Edisi 129_Nuansa: Kertas dan diskriminasi dalam seni rupa Rohman Yuliawan/Nila/Joni Faizal Apresiasi karya seni tak melulu dipengaruhi kualitas dan kekuatan ungkap seniman lewat karyanya, namun pemilihan media yang mewadahi ekspresinya pun juga diperhitungkan. Paling kentara adalah rendahnya apresiasi publik terhadap karya seni dengan medium kertas apabila dibandingkan dengan karya seni dengan medium lainnya. Padahal, setiap […]