Category: 1999 10 Edisi 105

  • Mas Kawin

    1999_Oktober_Edisi 105_selip: Mas Kawin “Kalau menikah, yang kawin itu bukan hanya kamu dan pasanganmu, tapi juga keluarga. Ikuti saja kemauan mereka.” Ungkapan semacam ini kerap muncul dalam obrolan sehari-hari, sekaligus menunjukkan bahwa nilai lembaga pernikahan masih dianggap tahap peralihan kehidupan manusia yang sangat penting, karena pernikahan tidak sekedar melegitimasi hubungan pria dan wanita, tapi juga […]

  • Ragusa Italian Ice Cream

    1999_Oktober_Edisi 105_info santap: Ragusa Italian Ice Cream Kalau ditilik dari bangunannya, tentunya Rausa tidak semewah kafe-kafe yang kini bertebaran di kota Jakarta. Bahkan didepannya berjejeran penjual sate ayam, otak-otak, rujak, siomay. Ragusa memang cukup terbuka terhadap pedagang makanan sekelilingnya, jadi kalau kita lapar, bisa saja langsung memesan dan makanan dibawa masuk ke Ragusa. Kadang pengamen […]

  • menghargai keragaman bahasa daerah

    1999_Oktober_Edisi 105_peduli: menghargai keragaman bahasa daerah Steinhauer, Hein Berdasarkan atas bahasa kawasan Ocenia yang diterbitkan oleh Publika Pacific Linguistics terbitan tahun 1983 di Camberra,  jumlah bahasa daerah di Indonesia mendekati 500 bahasa yang termasuk dalam 8 rumpun bahasa yang berbeda. Jika bahsa “asing” diperhitungkan, maka terdapat 3-4 rumpun lagi di Indonesia, yaitu rumpun Sino-Tibet (berbagai […]

  • menjadi pegawai negeri & kepastian hidup di masa tua

    1999_Oktober_Edisi 105_milikita: menjadi pegawai negeri & kepastian hidup di masa tua republika Setelah lama menganggur, Yudha, yang lulusan SMA di tahun 1994 akhirnya mendaftar pegawai negeri di Departemen Agama DIY. “Jadi pegawai negeri itu prestise di masyarakat, dan masa depannya bisa diandalkan, ada uang pensiun, walaupun tidak terlalu besar,” jelasnya. Kadang sebuah keluarga pun dibangun […]

  • kesepian di masa pensiun !?!

    1999_Oktober_Edisi 105_selip: kesepian di masa pensiun !?! Dari sebuah hasil penelitian psikologi,ditemukan bahwa pensiun merupakan sumber stress yang menduduki urutan ke 9 dari 40 peristiwa lainnya dalam hidup seseorang. Reichard membagi beberapa sikap individu lainnya dalam menghadapi pensiun. Ada yang disebutnya kelompok mature, yaitu mereka yang mempersiapkan diri sebaik-baiknya, sehingga tidak muncul konflik kejiwaan. Namun […]

  • Pensiun

    1999_Oktober_Edisi 105_selip: Pensiun Kompas Bagi sebagian orang, masa pensiun merupakan momok menakutkan. Pensiun masih dimaknai sebagai peristiwa “kehiangan”. Kehilangan pekerjaan, kehilangan kekuasaan, kehilangan peran sosial di masyarakat, kehilangan masa muda dan, berkurangnya penghasilan.  Hal itu sering mengakibatkan munculnya rasa kesepian, frustasi, atau berbagai perubahan emosi lainnya. Keresahan menjelang pensiun merupakan hal wajar di setiap masa […]