Category: 1997 12 Edisi 083

  • Mainana Tradisional-Tergusur dan Kehilangan Lahan

    1997_akhir Desember_Edisi 083_peduli: Mainana Tradisional-Tergusur dan Kehilangan Lahan Saya orang miskin/Saya orang miskin. Saya orang kaya/Saya orang kaya. Saya minta anak/Saya minta anak. Siapa namanya/Siapa namanya. Namanya…. Beginilah bait nyanyian anak-anak dalam permainan “Si kaya dan si miskin” yang mungkin belum tercatat oleh Direktorat Nilai Budaya, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Permainan semacam ini hampir di […]

  • bahasa bendera

    1997_akhir Desember_Edisi 083_nuansa: bahasa bendera Selain pada kapal laut, bendera juga sering digunakan sebagai alat komunikasi visual yang digunakan dilapangan udara, sirkuit balap maupun pada saat-saat darurat. Meskipun teknologi telah berkembang pesat, pesan-pesan “tradisional” yang disampaikan tidak dapat digantikan oleh kecanggihan teknologi. Di Amerika misalnya, seorang navi signalman yang berdiri di tempat yang tinggi masih […]

  • bendera!

    1997_akhir Desember_Edisi 083_nuansa: bendera! Bendera barangkali sama kramatnya dengan harga diri dan kebanggan sebuah negara. Tidak sedikit orang yang gugur hanya untuk mempertahankan kain persegi empat ini. Tidak jarang pula, karena penghinaan terhadap bendera suatu negara bertikai dengan negara lain. Sejarah bendera dapat dikatakan sebagai sejarah hidup atau mati. Bahkan, kematian, pertolongan darurat, ancaman, maupun […]

  • Selalu Ada Yang Baru…

    1997_akhir Desember_Edisi 083_nuansa: Selalu Ada Yang Baru… Pencerahan berpikir ternyata tidak selalu harus didapat dari orang-orang atau buku-buku hebat. Ketika kondisi keuangan kian menghimpit, ada banyak “orang-orang kecil” berpikir keras untuk tetap dapat mengisi hidup. Yang menarik benak”orang-orang kecil” ini tidaklah sempit, bila tidak bisa disebut luas. Ada banyak ruang yang segar dan terbuka untuk […]