Bola !

1997_mula Januari_Edisi 060_bahas:
Bola !

All work and no play! Suatu kondisi yang tidak bisa dibayangkan oleh semua makhluk hidup di dunia (karena hewan pun sering terlihat mnyundul, mengejar-ngejar, bermain dengan sesuatu)

Bola! Dilempar… Ditangkap… Ditendang… Dipukul…Dipantul… Disodok… Disundul… Dibanting

Bermain, bisa disebut sebagai kebutuhan. Mungkin karena itulah, permainan telah tercipta sejak zaman prasejarah. Mulanya, permainan lebh bersifat mano a mano (pertandingan antar manusia; satu lawan satu). Namun dalam perkembangan selanjutnya mulai diciptakan permainan dengan menggunakan objek yang lain, misalnya batu-batuan, kandung kemih binatang (yang ditiup hingga menyerupai balon) bahkan tengkorak!

Tidak ada keterangan yang pasti mengeni awal mulanya bola dijadikan objek permainan. Dari data yang tercatat disebutkan bahwa mulanya bola terbuat dari bahan-bahan alami, seperti kayu atau kulit yang diisi dengan rambut, bulu, atau kain. Sedangkan bola yang terbuat dari karet, disinyalir terdapat dalam kebudayaan Aztek dan Olmec. Masyarakat yang bermukim di kawasan Meksiko ini, dikabarkan telah memiliki sejenis permainan sepak bola dalam lapangan dengan menggunakan bola karet sejak seribu sebelum masehi.

Dahulu, permainan dengan menggunakan bola dipandang sebagai permainan anak kecil sehingga tidak layak jika masuk dalam agenda olimpiade Yunani Kuno. Baru pada masa Kerajaan Romawi, bola mulai menjadi permainan sosial. Pada saat itu, hampir di setiap lokasi pemandian selalu terdapat ruangan khusus untuk permainan bola.

Setelah permainan dengan tim dianggap dapat mendorong semangat persatuan diciptakanlah permainan basket (1891), dan bola volley (1895).

Tahu Tidak!
Sepak bola, permainan yang kini dianggap paling populer di dunia ternyata pernah menjadi permainan terlarang ! Raja Richard II melarang warganya bermain sepakbola karena dianggap membuat popularitas permainan bangsawan (panahan) menurun. Raya Edward III dari Inggris juga membuat larangan yang sama karena sepak bola dianggap bisa melemahkan semangat perang!

Pencipta perminan bola dengan alat pemukul bukanlah ahli pendidikan tetapi pengembala domba! Sambil menunggu hewan gembalanya makan, pengembala biasa menghabiskan waktu untuk memukul batu-batuan dengan tongkat mereka. Inilah awal permainan baseball, hockey (berasal dari kata perancis hoquet yaitu tongkat pengembala) dan cricket, bahkan golf.

Ternyata ketika bola voli dimainkan untuk pertama kali, bola yang dipakai adalah bola basket dan net yang dijadikan pembatas adalah net dari permainan tenis.

Kalau saja Dr James Naismith (pencipta bola basket pada tahun 1891) berhasil menemukan kotak kayu yang ia untuk permainan barunya dan tidak jadi memakai kerangjang (basket) bekas buah plastik, mungkin permainan memasukkan bola kedalam keranjang ini tidak akan dinamakan bola basket.

Bola Voli
Ternyata, ketika voli pertama kali dimainkan, bola yang dipakai adalah bola basket dan net yang dijadikan pembatas adalah net dari permainan tenis.

Permainan dengan menggunakan bola dari kulit lunak seberat 260-280 gram ini muncul untuk pertama kali pada tahun 1895 atas prakarsa William G. Morgan. Pria ini adalah tokoh pendidik di Young Men Christian Association (YMCA) Holyoke, Massachursets, Amerika Serikat. Ketika itu, permainan pukul memukul bola ini diberi nama minotte. Namun, ketika Dr. A.T. Halsted dari Spring Field menyaksikan permainan lambung melambungkan bola ini, ia menyarankan agar nama minotte diganti dengan nama yang lebih sesuai, yaitu volley ball.

Kalau pada mulanya, bola voli hanya dimainkan di lingkungan YMCA, ternyata akhirnya permainan ini dapat berkembang pesat di seluruh daratan Amerika. Bahkan pada tahun 1922, pertandingan nasional yang pertama berhasil diselenggarakan. Dan ketika Perang Dunia II meletus, permainan bola ini pun mulai menyebar ke benua lain, seiring dengan penempatan tentara-tentara Amerika di berbagai negara.

Bola voli mulai diperkenalkan kepada penduduk Indonesia oleh serdadu-serdadu Belanda sekitar 1928 dan mulai dipertandingkan sebagai olah raga dalam Pekan Olah Raga Nasional pada tahun 1953 di Medan.
Sumber: Drs. Agusta Husni, dkk, ed, Buku Pintar Olah Raga, CV. Mawar Gempita
Disadur dari: National Geographic. Vol 190, no5, July 1996
Encyclopedia of Britanica, Rules of The Game, The Complete Ilustrated of All The Sports of The World, Bantam Books.

Leave a Reply

Close Menu