Berteman dengan Kaktus

1997_awal Maret_Edisi 064_rupa-rupa:
Berteman dengan Kaktus

Batangnya segemuk Obelix dengan ribuan duri menempel di sekujur tubuhnya….orang mengenalnya dengan nama kaktus. Kedatangannya ke Indonesia ternyata disponsori oleh meneer-meneer Beanda sebagai pakan sapi yang banyak dipelihara di Madura, Sulawesi dan Lombok. Namun, bukan berarti si kaktus berasal dari Belanda, karena Orang Belanda pun banyak mendatangkannya dari Benua Amerika.

Kini, sapi-sapi itu sudah tidak mau lagi sarapan kaktus. Nasib tanaman penuh duri inipun mulai berubah. Ia mulai memasuki kamar-kamar tidur. Memang, dengan cara perawatan yang relative mudah, memelihara kaktus merupakan kegiatan luang yang sangat mengasyikkan. Sehingga ia dapat dinikmati di ruang yang paling pribadi, seperti kamar tidur, dan menjadi teman yang tidak terlalu manja karena kaktus akan tetap segar walaupun ditinggal dalam waktu lama.

Dengan tanah pasir bercampur batu bata merah, si kaktus yang berkeping dua dapat dengan segera menerima kehidupannya yang baru di pot mungil. Si hemat air ini memiliki bulu halus bernama glochilds, yang menyimpan air dalam bentuk lender atau getah yang tidak gampang menguap.Itulah sebabnya, kaktus merupakan tanaman hemat air, yang cukup disiram setiap 3 hari satu kali. Namun perlu diingat, kaktus sangat berminat pada matahari, jadi potnya harus selalu diputar-putar agar sinar matahari diterima secara merata. Pembusukan akan lebih cepat terjadi apabila suplai air yang berlebihan dan terjadinya pengasaman pada kelembaban udara tanah.

Kaktus juga terkenal sebagai tumbuhan yang senang berselingkuh demi keindahan. Dengan adanya cambium (jaringan yang bergantung jawab atas membesarnya batang kaktus) memungkinkan kaktus dibiakkan melalui sistem stek atau sambung. Caranya, gunakan pisau tajam untuk menyayat batang induk dengan rata. Lalu ambillah batang dari jenis kaktus yang berbeda dan tempelkan. Setelah keduanya melekat, ikat dengan seutas tali dengan pemberat pada kedua ujungnya. Setelah itu, simpan kaktus selama beberapa hari di tempat teduh sampai tali pengikat bisa diangkat. Hasilnya, Anda dapat memperoleh bentuk kaktus yang baru..

Sumber: Bertanam kaktus oleh Rismunandar

 

Leave a Reply

Close Menu