Becak Kapuk Bercorak Indramayu?

Di kolong jalan tol di Kawasan Penjaringan. (Masih) banyak becak parkir di sana.

Pak Kasiman satu di antaranya. Beliau, asal cirebon, ‘mbecak’ di sekitar Koja sejak 1983. Becak pak Kasiman dan teman-teman (ada yang asal Tegal, Pemalang), biasa minta becaknya digambari oleh pak Suminta. Pak Suminta ini asal Cirebon yang ber-urbanisasi ke Jakarta di 1980. Ikut teman mencari rezeki lebih di ibukota.

Pak Suminta belajar menggambari becak dari temannya yang asal Tasikmalaya, yang sekarang sudah entah di mana, katanya. Pak Suminta spesialis melukis becak, tidak menggambar di kendaraan lain, kecuali ‘odong-odong’ dengan empat mobil-mobilan plastik di atasnya, yang marak belakangan ini.

Banyak pesanan diterimanya. Mulai dari memperbaiki, sampai membuat becak-becak di Kawasan Kampung Baru, Kubur Koja berseri.

This Post Has One Comment

  1. warisn budaya becak seperti diatas perlu di lestarikan, Indonesia memang Negeri yang memiliki keanekaragaman budaya yang memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis yang bisa anda kunjungi di Explore Indonesia

Leave a Reply

Close Menu