apa itu KERABAT WWF indonesia

2000_Februari_Edisi 109_jelajah:
apa itu KERABAT WWF indonesia
Kerabat WWF

Di pertengahan 1995, divisi Marketing & Fundraising WWF Indonesia menjajagi kemungkinan diluncurkannya sebuah program yang dpat menjadi saluran bagi mereka yang ingin memberikan konstribusi atau dukungan kepada upaya pelestarian alam, khususnya pada pekerjaan yang dilakukan oleh WWF di Indonesia. Setelah mempelajari program sejenis yang telah dilaksanakan oleh WWF di negara lain, maka diluncurkanlah program Kerabat WWF. Sasarannya: masyarakat dari segala kalangan dan umur untuk suatu kepentingan bersama, yaitu memelihara lingkungan dimana kita tinggal.

Pada bulan Nopember 1995 dimana Kerabat WWF mendapatkan anggota pertamanya. Sampai saat ini jumlah yang terdaftar baru sekitar 1500 orang, yang berasal dari berbagai pelosok di Indonesia.

Mayoritas anggota (sekitar 75%) adaah pelajar/mahasiswa. Sebagian besar anggota (87%) berdomisili di Pulau Jawa, dan sekitarnya, Jawa Tengah, riau, dan Jawa Barat kemudian disusul dengan daerah-daerah lain.

Anggota Kerabat WWF Indonesia adalah masyarakat umum yang memberikan donasi minimal sebesar Rp. 50.000,- per tahun atau lebih sesuai dengan kemapuan (jumlah minimal ini diberlakukan sejak bulan Agustus 1999). Untuk mendapatkan informasi mengenai kegiatan WWF dan isu konservasi lainnya, kepada anggota Kerabat WWF Indonesia dikirim bulletin Kerabat sebanyak 4 edisi per tahun (sejak dibentuk sampai akhir tahun 1999), yang kemudian mulai awal tahun 2000 ini diganti dengan media bulanan Aikon ini, dimana Kerabat WWF membuka 2 halaman sebagai media informasinya, dengan harapan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas. Selain itu setiap anggota menerima kartu anggota, yang sekaligus berfungsi sebagai kartu discount sebesar 10% untuk setiap pembelian produk souvenir WWF, Imbalan yang paling besar di samping keuntungan tersebut di atas bagi setiap anggota adalah suatu kepuasan bahwa Anda telah bertindak positif dalam upaya pelestarian alam bagi generasi yang akan datang.

Melalui program Kerabat WWF Indonesia ini kita ingin mengajak anggota untuk aktif terlibat dalam upaya menjaga keharmonisan alam kita. Konstribusi Anda sudah cukup besar bila Anda menjalankan “gaya hidup hijau”, yaitu gaya hidup yang tidak mencemari alam (sampah, energi, air, udara….).

Ingin lebih aktif dari ini? Ingin melakukan kegiatan bersama-sama? Kalau untuk yang ini leboih bagus kalau kegiatan tersebut dikelola dari dan untuk Kerabat, sehingga ada rasa memiliki. Kami senang jika Kerabat juga dapat merancang kegiatan dari konsep sampai pendanaan, berarti Kerabat sudah siap bergulat, apa saja yang sudah dilakukan Kerabat, dan apa yang dilakukan WWF untuk memfasilitasinya?

Untuk wilayah Jabotabek, sudah diadakan temu Kerabat dan diskusi demikian juga Bandung. Sedangkan untuk Kerabat Yogyakarta, sudah mulai ada secretariat sejak Oktober 1996. Bagaimana dengan Kerabat di luar Jawa? Untuk daerah di mana terdapat proyek WWF, ada sedikit kemudahan, mereka bisa berpartisipasi di proyek WWF. Misalnya di Bali, beberapa anggota dapat berpartisipasi dalam pekerjaan penyadaran pengetahuan dan pendidikan. Demikian juga di ujung Pandang. Di Pekanbaru, bulan Juni kemarin beberapa anggota melakukan perjalanan ke Taman Nasional Bukit Tiga puluh.

Banyak anggota yang menanyakan kegiatan aktif Kerabat. Memang belum banyak sebab program ini pada saat dilahirkan memang tidak difokuskan pada aktivitas rutin bagi anggotanya. Namun melihat perkembangannya maka mulai dicari jalan dan cara untuk melakukan aktivitas, yang sesuai dengan sumber daya yang ada. Terpikir bahwa aktivitas atau kegiatan ini harus didasari pada upaya bersama, yang menghindari pemakaian dana yang besar, karena aktivitas konservasi lebih bagus kalau hasil usaha bersama.
Semoga semakin banyak anggota masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya pelestarian alam tempat kita hidup ini dengan ikut berperan aktif di wahana-wahana yang tersedia untuk menyalurkan kepeduliannya, dimana Kerabat WWF Indonesia adalah salah-satunya.

Leave a Reply

Close Menu