Antara Seni dan Industri

1994_Agustus_Edisi 02_seni:
Antara Seni dan Industri

Semakin banyak perusahaan menggunakan desain sebagai faktor ekonomi.

Raymond Loewy, seorang perintis industry desain, pernah mengatakan. Bahwa karya-karyanya memiliki nilai ekonomi sekitar US$ 3 juta per-hari. Jumlahnya tersebut diduga berasal dari neraca tahunan para langganannya antara lain : Exxon, Shell, Coca-Cola Lucky Strike, dibagi dengan 365 (hari-red)

Jika hingga tahun 50-an pengertian desain di Eropa lebih condong merupakan istilah untuk suatu pendirian atau sikap. Maka dalam bahasa Inggris, pengertian desain kini condong kepada marketing.

Perusahaan BRAUN adalah satu dari sekian banyak perusahaan pertama di Eropa yang menghapus “desain abadi”. Antara tahun 1955 – 1965 aspek-aspek ekologis yang dimiliki produk-produk rancangan Dieter Rams (tersebut – Red) tidak mendapat perhatian khusus. Kini Produk-produk itu kembali populer karena aspek-aspek ekologisnya, dan orang menyebutnya “Gaya BRAUN”. Disamping BRAUN, perusahaan alat-alat rumah tangga elektronik seperti KRUPS dan ROWENTA berlomba-lomba dibidang desain dan mengintegrasikannya dalam politik marketing mereka.

Contoh lain adalah ERCO, perusahaan yang memproduksi lampu di Ludenscheid, Jerman, dengan bantuan desain perusahaan ini berhasil memperkuat posisinya di pasar, sehingga banyak arsitek seluruh dunia mengandalkan teknik pencahayaan dari perusahaan ini – karena secara teknis maupun estetik dinilai bertaraf tinggi.

Pentingnya arti desain terlihat pula dengan diresmikannya lembaga pendidikan “Design Management Institute” pertama di dunia di kota Boston. Lembaga pendidikan seperti ini diperlukan spesialisasi dibidangan desain, hanya memberi peluang kepada ahli-ahli bidang seni dan ekonomi, bukan bidang marketing ataupun bidang lain yang berhubungan dengan desain.

Sebagai contoh dapat kita lihat keberhasilan APPLE atau juga ESPRIT (internasional), ERCO atau VITRA (nasional) yang telah memiliki posisi unique. Dengan latar belakang seni seseorang tidak dapat menjadi design manager, sebaliknya segala sesuatu – di pasar dunia – yang digerakkan oleh desain; justru hidup dari posisinya yang menguntungkan: diantara seni dan industry.

Sehubungan dengan desain dan pasar Michael Erflhoff memastikan, bahwa hanya desain yang mampu mengadakan perubahan-perubahan, yang diinginkan di pasar dan yang mampu mengatasi segregasi pembeli.

Dari Suddeutsche Ziitung (PT. Trikarma Ad.)

Leave a Reply

Close Menu