Ancaman kepunahan bagi penghuni laut.

1997_akhir Februari_Edisi 063_bahas:
Ancaman kepunahan bagi penghuni laut.

Samudera demi sirip, daging tulang rawan, kulit dan hati ikan bergigi runcing ini. Karena perburuan ini, FAO memperkirakan lebih dari 700.000 ton ikan hiun ditangkap tiap tahunnya. Bahkan Traffic, lembaga yang dibentuk oleh IUCN (International Union for the Conservation of Nature) dan WWF,  melaporkan pada bulan Desember 1996 bahwa ikan Hiu adalah makhluk laut yang paling terancam punah. Dari penelitian tersebut juga dikemukakan bahwa penangkapan ikan hiu di setiap negara meningkat dua kali setiap tahunnya. Dan Indonesia ternyata termasuk dalam daftar sekitar 125 negara yang terlibat dalam perburuan hiu ini!

Satu lagi makhluk yang terancam punah adalah kuda laut. Hewan berbentuk unik ini memang merupakan salah satu hewan laut yang paling sering digunkan dalam resep tradisional di negara seperti Korea, Jepang, Indonesia, Filipina, Cina. Di Cina, misalnya, ekstrak kuda laut dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari asma, impotensi,ketidaksuburan, kelesuan, kebotakan, rabies, sampai penyakit kulit. Sebagai bahan ramuan obat, kuda laut biasa digunakan dalam bentuk bubuk, pil, tonik, atau dibuat hidangan seperti sup. Akibatnya, setiap tahun sekitar 20 juta kuda laut dijadikan komoditi perdagangan di 40 negara.

Memang banyak hal dpat dimanfaatkan manusia untuk memperbaiki kalitas hidupnya, dan itu adalah karunia. Hanya saja, kadang manusia lupa bahwa mereka dikarunaai pula “kebijaksanaan untuk mengelola lingkungannya.

Disadur dari:
1. National Geographic Vol. 187 No. 3 March 1995.
2. Kompas, Minggu 26 Januari 1997
3. Time, Vol. 1949 No. 2, Januari 13, 1997

Leave a Reply

Close Menu